Pramono Anung Gelar Rapat Khusus Bahas Percepatan Perbaikan JPO Tendean

1 week ago 10
Pramono Anung Gelar Rapat Khusus Bahas Percepatan Perbaikan JPO Tendean Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.(Dok. Pemprov DKI Jakarta)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung akan menggelar rapat khusus pada pekan depan untuk membahas percepatan pembangunan kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean, Jakarta Selatan. Langkah ini diambil menyusul kerusakan berat pada struktur JPO setelah tertabrak truk pengangkut alat berat (crane) beberapa waktu lalu.

"Untuk JPO Tendean, karena peristiwanya baru kemarin terjadi, saya sudah minta untuk diagendakan minggu depan rapat khusus mengenai hal tersebut," ujar Pramono saat ditemui di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (16/7).

Pramono menekankan bahwa perbaikan JPO Tendean harus dilakukan dengan cepat karena lokasinya yang sangat strategis dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Namun, ia menilai pembangunan tidak mungkin hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni karena proses birokrasinya akan memakan waktu lama.

"Kalau melalui anggaran (APBD), butuh waktu lama sekali. Tidak mungkin di APBD murni, harus di APBD Perubahan. Menurut saya itu akan lama," jelasnya.

Sebagai solusi, rapat pekan depan akan mengkaji alternatif pembiayaan di luar APBD. Beberapa opsi yang disiapkan antara lain melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), kemitraan strategis (strategic partnership) dengan skema hak penamaan (naming rights), hingga pemanfaatan mekanisme Koefisien Lantai Bangunan (KLB) atau SP3L.

Selain masalah pembiayaan, Pemprov DKI juga akan memutuskan langkah hukum terhadap perusahaan pemilik truk crane yang menyebabkan kerusakan. "Mengenai apakah kita akan menuntut kepada perusahaan, dalam rapat nanti akan saya putuskan," tambah Pramono.

Sebelumnya, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan telah melakukan pembongkaran total terhadap JPO Tendean pada Selasa (14/7). Kepala Sudin Bina Marga Jaksel, Rifki Rismal, menyatakan pembongkaran dilakukan karena tiang penyangga JPO sudah lepas sebagian dan membahayakan pengguna jalan karena tidak memiliki penunjang di bagian tengah.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |