Polisi Minta Warga tak Terprovokasi Kasus Bentrokan di Menteng

3 hours ago 3
Polisi Minta Warga tak Terprovokasi Kasus Bentrokan di Menteng Personel gabungan dari TNI dan Polri melakukan pengamanan usai terjadi bentrokan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).(ANTARA/Adimas Raditya)

KAPOLRES Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi pascabentrokan yang pecah di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Pesan Kamtibmas tersebut disampaikan Kapolres saat meninjau langsung kawasan depan Masjid Jami Matraman bersama Camat Menteng, Lurah Pegangsaan, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, hingga tokoh agama setempat.

"Kami ingin memberikan imbauan kepada warga, khususnya warga Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, agar tidak terprovokasi dan tetap dapat melaksanakan aktivitas seperti biasanya," kata Reynold, Senin (27/7).

Ia menegaskan, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya terus menyiagakan personel di lokasi guna menjamin rasa aman dan nyaman bagi warga pascainsiden yang terjadi sehari sebelumnya.

Pengamanan ketat difokuskan di beberapa titik krusial, termasuk area sekitar Masjid Jami Matraman dan Jalan Pegangsaan yang menjadi pusat aktivitas warga serta roda ekonomi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Reynold menyampaikan, personel gabungan telah bersiaga sejak kemarin dan berbaur langsung dengan warga untuk mendinginkan suasana serta mengajak semua pihak menahan diri.

"Saat ini kami masih melakukan pengamanan pasca-peristiwa kemarin. Ada satu kompi dari Polda Metro Jaya, selain personel Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek, serta satu kompi dari Kodam. Tujuannya berpatroli dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif," ujar dia.

Di samping pengamanan fisik, Kapolres mewanti-wanti masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan kabar hoaks atau informasi yang belum terverifikasi agar tidak memicu kerawanan baru.

"Kami mohon kepada masyarakat agar melakukan pemberitaan yang tidak berlebihan dan menggunakan media sosial dengan baik dan benar. Percayakan proses penegakan hukum kepada jajaran Polda Metro Jaya," ujar dia. (Ant/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |