Polda Lampung Tambah Armada Patroli Buru Titik Terakhir Rombongan Jurnalis Hilang

5 hours ago 5
Polda Lampung Tambah Armada Patroli Buru Titik Terakhir Rombongan Jurnalis Hilang Tampilan foto udara erupsi Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Sabtu (5/9/2026) .(Antara-HO)

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Lampung mengintensifkan operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak saat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda

Rombongan tersebut sebelumnya berlayar menggunakan speedboat dari Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Kepolisian bersama unsur terkait terus melakukan pencarian dengan mengedepankan keselamatan personel dan efektivitas penyisiran wilayah perairan," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari Yuyun di Bandar Lampung, Rabu (9/9).

Ia menjelaskan,memasuki hari kedua operasi SAR gabungan, sarana dan personel tambahan telah dikerahkan. "Personel Kepolisian dari KP.XXV-1001 dan KP.XXV-2009 Pelabuhan Panjang bersama dua personel KP HAYABUSA 3008 Ditpolairud Baharkam Polri serta Basarnas Lampung diterjunkan dalam operasi SAR gabungan," jelas Yuni.

Fokus pencarian saat ini dipusatkan pada perluasan penyisiran di titik-titik yang menjadi jalur lintasan rombongan. "Pencarian meliputi perairan Pulau Legundi, perairan Pulau Sebesi hingga kawasan perairan Gunung Anak Krakatau," lanjutnya.

Masyarakat maupun pihak lain yang memiliki titik terang imbau segera melapor. "Kami mengajak semua pihak untuk membantu memberikan informasi sekecil apa pun yang dapat mendukung proses pencarian," kata Yuni.

PERLUAS PENYISIRAN
Dirpolairud Polda Lampung Kombes Erick Sartani Marbun menambahkan, armada kapal patroli bergerak menyisir area perairan berdasarkan pemetaan titik komunikasi terakhir.

"Kami terus memperluas area pencarian dengan memperhatikan kondisi cuaca, arus, serta titik terakhir komunikasi. Seluruh personel di lapangan kami minta tetap mengutamakan keselamatan dan melaporkan setiap perkembangan secara berkala," tegas Erick.

Berdasarkan kronologi awal, rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB. 

Salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik koordinat lokasi sekitar pukul 14.42 WIB, sebelum seluruh kontak komunikasi terputus total pada pukul 15.04 WIB.

Lima jurnalis yang teridentifikasi dalam rombongan tersebut ialah M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis freelance). Selain kelimanya, terdapat tiga kru kapal yang berada di dalam speedboat tersebut. (Ant/P-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |