PT PERUSAHAAN Gas Negara Tbk. (PGN) berencana menambah pasokan gas bumi dengan memanfaatkan sumber gas yang selama ini tergolong stranded gas dari Lapangan Sengeti di Kabupate Muaro, Jambi. Nantinya, PGN akan mengintegrasikan potensi pasokan gas dari lapangan tersebut ke jaringan pipa gas bumi yang sudah eksisting.
Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman menjelaskan, lapangan Sengeti diperkirakan mampu menyuplai sekitar 5 juta kaki kubik gas per hari (million standard cubic feet per day/MMSCFD). “Pemanfaatan stranded gas adalah salah satu strategi PGN dalam upaya menyediakan pasokan gas bumi bagi pelanggan domestik,” katanya melalui keterangan tertulis, Senin, 22 Juni 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Tambahan pasokan gas dari Sengeti ditargetkan mulai mengalir paling cepat pada kuartal IV 2028. Gas tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan industri dan pembangkit listrik di wilayah Sumatera.
Fajriyah mengatakan pemanfaatan stranded gas merupakan salah satu strategi perusahaan untuk menjaga keandalan pasokan gas bumi. “PGN memastikan kesiapan infrastruktur maupun komersial sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Menurut dia, proyek ini memberikan nilai tambah bagi perusahaan melalui pengembangan bisnis pengolahan gas (processing gas) di lapangan tersebut. Selain menambah pasokan energi domestik, proyek ini berpotensi meningkatkan penerimaan negara, mendukung pengembangan lapangan gas baru dan memperkuat keamanan pasokan energi nasional dalam jangka panjang.
Di sisi lain, optimalisasi lapangan gas yang sebelumnya dinilai kurang ekonomis ini diharapkan dapat membantu pemerintah meningkatkan lifting gas nasional sekaligus mendorong investasi dan kegiatan eksplorasi migas.
Fajriyah menegaskan PGN akan terus mengembangkan sumber pasokan gas dari berbagai sumber domestik guna menjaga keandalan distribusi energi bagi pelanggan.
“Lapangan Sengeti menjadi wujud kolaborasi yang sinergis dengan dukungan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan demi memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495647/original/074499000_1770385031-barba.jpeg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)











:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5469567/original/092858600_1768130667-4.jpg)