PFI Pusat Berkoordinasi Intensif dengan Tim SAR Gabungan Cari Jurnalis yang Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau

21 hours ago 1
PFI Pusat Berkoordinasi Intensif dengan Tim SAR Gabungan Cari Jurnalis yang Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Pencarian jurnalis di perairan Anak Krakatau, Selat Sunda.(dok.Basarnas)

PEWARTA Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus berkoordinasi dengan Tim SAR Gabungan untuk mencari lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

PFI menyatakan terus memperkuat koordinasi dengan otoritas terkait guna mendukung percepatan proses pencarian dan evakuasi para jurnalis beserta kru kapal yang berada di dalam rombongan tersebut.

Berdasarkan laporan kronologi resmi Basarnas, rombongan lima jurnalis berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, menggunakan speedboat pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.

Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 14.42 WIB ketika salah seorang jurnalis mengirimkan titik lokasi terakhir melalui fitur berbagi lokasi kepada anggota PFI, Putra M. Akbar, yang berada di Lampung. Lokasi yang dibagikan berada di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau. Rombongan kemudian dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB.

Kelima jurnalis yang berada di dalam kapal tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita ANTARA; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firman Daus, jurnalis Anadolu Agency; dan Donal, jurnalis lepas (freelance).

Ketua Umum PFI Pusat Dwi Pambudo mengatakan keselamatan para jurnalis dan kru kapal menjadi prioritas utama organisasi. "Keselamatan rekan-rekan jurnalis di lapangan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. PFI Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus bergerak satu komando dalam memantau operasi penyelamatan ini," ujar Dwi, Selasa (8/9).

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang melakukan pencarian di tengah kondisi medan yang sulit akibat paparan abu vulkanik dan tingginya gelombang.

"Kami mengapresiasi gerak cepat Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang menembus medan sulit di tengah paparan abu vulkanik serta tingginya ombak. Kami berharap seluruh jurnalis dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang satu apa pun," katanya.

PFI juga mengingatkan para pewarta foto dan kru media yang masih melakukan peliputan di sekitar wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau agar mematuhi batas radius aman yang direkomendasikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Organisasi tersebut mengimbau seluruh anggota PFI tetap tenang dan menyaring informasi yang beredar untuk menjaga kondisi psikologis keluarga para jurnalis yang hilang kontak.

PFI juga mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk terus mendoakan agar kelima jurnalis beserta kru kapal segera ditemukan dan dapat kembali dengan selamat. (Cah/P-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |