Ilustrasi--Pemanah Indonesia Alviyanto Bagas Prastyadi bersiap melepaskan anak panah saat sesi latihan di Pelatnas Panahan, Lapangan Panahan GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).(ANTARA/Fauzan)
TIM panahan recurve Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Selain mengasah teknik, fokus utama saat ini diarahkan pada penguatan aspek psikologis melalui latihan visualisasi guna menghadapi tekanan tinggi di arena pertandingan.
Pemanah recurve putri andalan Indonesia, Rezza Octavia, mengungkapkan bahwa tim mendapatkan pendampingan intensif dari psikolog dan pelatih mental. Salah satu metode yang diterapkan adalah imagery training atau latihan visualisasi yang menyerupai hipnoterapi.
"Kami dibantu psikolog, ada mental trainer juga. Selain latihan fisik, kami juga melakukan imagery training, seperti hipnoterapi," ujar Rezza saat ditemui di Jakarta, Senin (24/8).
Dalam sesi latihan mental tersebut, para atlet diminta membayangkan berbagai situasi yang mungkin terjadi saat bertanding. Tujuannya agar mereka memiliki kesiapan mental yang matang saat melangkah ke arena kompetisi sesungguhnya di Jepang nanti.
Rezza, yang merupakan atlet Olimpiade Paris 2024, memanfaatkan pengalamannya di berbagai ajang internasional seperti SEA Games dan Asian Games sebelumnya sebagai referensi visualisasi.
"Kami membuat simulasi secara visual bagaimana nanti berada di pertandingan. Saya memvisualisasikan kejuaraan itu akan seperti apa berdasarkan pengalaman lalu," tambahnya.
Meski sudah memiliki jam terbang tinggi, Rezza mengakui bahwa rasa gugup adalah hal yang wajar. Menurutnya, tantangan terbesar bukan menghilangkan rasa gugup, melainkan bagaimana mengelolanya agar tetap fokus.
"Nervous itu sebenarnya manusiawi. Walaupun sudah juara Olimpiade pasti ada nervous-nya. Kami lebih fokus ke menjaga mental," tegasnya.
Asian Games Aichi-Nagoya akan menjadi penampilan kedua bagi Rezza di pesta olahraga terbesar Asia setelah debutnya di Hangzhou 2022.
Untuk menghadapi ajang ini, Indonesia telah menyiapkan komposisi atlet terbaik di nomor recurve dan compound. Berikut adalah daftar atlet yang dipersiapkan:
| Recurve | 1. Riau Ega Agata Salsabilah 2. Alviyanto Bagas Prastyad 3. Ahmad Khoirul Baasith 4. Diananda Choirunisa 5. Rezza Octavia 6. Fathiyya Erista Maharani |
| Compound | 1. Sostar Andaru Rinaldi 2. Ratih Zil'izati Fadhly 3. Yurike Nina Bonita Pereira 4. Nurisa Dian Ashrifah |
Dengan kombinasi latihan fisik yang disiplin dan penguatan mental yang terstruktur, tim panahan Indonesia diharapkan mampu memberikan performa maksimal dan menyumbangkan medali pada Asian Games 2026 mendatang. (Ant/Z-1)












































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340293/original/053973400_1757170402-20250906AA_Indonesia_U-23_vs_Macau-07_2.JPG)




