Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi(Dok: YouTube Metro TV)
GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya efektif per Minggu (26/7). Kabar tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang menyebut pemerintah telah menerima surat pengunduran diri Perry.
"Per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden," kata Hadi.
Menurutnya, pemerintah akan menindaklanjuti pengunduran diri tersebut sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Bank Indonesia.
Presiden, lanjut Hadi, menerima pengunduran diri Perry Warjiyo sekaligus menyampaikan apresiasi atas pengabdiannya selama memimpin bank sentral.
"Maka yang pertama Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo. Tentu disertai dengan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih tujuh tahun lamanya memimpin Bank Indonesia," ujarnya.
Secara administratif, pemerintah akan segera memproses penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemberhentian Perry Warjiyo secara hormat sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Selanjutnya, sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur BI untuk sementara akan dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior hingga ditetapkannya gubernur definitif. Saat ini, posisi Deputi Gubernur Senior dijabat oleh Destry Damayanti.
"Di dalam catatan yang dimaksud dengan Deputi Gubernur Senior adalah Ibu Destry Damayanti," kata Hadi.
Hadi kemudian mengajak masyarakat tetap menjaga kepercayaan terhadap institusi negara. Ia menegaskan Bank Indonesia akan tetap menjalankan tugas menjaga stabilitas moneter, sementara pemerintah melalui Kementerian Keuangan menjalankan fungsi menjaga stabilitas fiskal dengan koordinasi yang erat.
"BI memiliki peranan untuk menjaga moneter kita sementara pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan juga menjalankan fungsi menjaga fiskal tentunya tetap di dalam koordinasi yang erat," ujar Hadi. (Z-2)

















































