Kimi Antonelli sukses meraih podium di F1 GP Hungaria lewat strategi matang sekaligus memperlebar keunggulan di klasemen pebalap.(Formula 1)
PEBALAP Mercedes, Kimi Antonelli, menilai dirinya telah memaksimalkan setiap peluang pada F1 GP Hungaria yang berjalan sulit. Keberhasilannya merebut podium ketiga membuat pebalap asal Italia tersebut memperlebar keunggulan di puncak klasemen sementara pebalap (Drivers’ Championship).
Akhir pekan di Hungaroring menjadi tantangan berat bagi Mercedes. Antonelli yang awalnya kualifikasi di posisi keempat terpaksa melorot ke posisi start ketujuh (P7) akibat sanksi penalti grid atas pelanggaran bendera kuning.
Untuk mengatasi ketertinggalan, Antonelli mengambil risiko dengan menjalankan strategi yang berbeda dari para pesaingnya. Meski gagal menandingi kecepatan McLaren, strategi pit stop yang fleksibel dan pembacaan situasi yang tepat berhasil membawanya kembali ke persaingan papan atas.
Peluang podium terbuka lebar saat tim lain memilih masuk ke pit di bawah periode Virtual Safety Car (VSC). Situasi ini dimanfaatkan Antonelli untuk naik ke posisi ketiga dan menahan gempuran Lewis Hamilton, yang jalurnya makin terhambat akibat sanksi penalti waktu karena melampaui batas kecepatan di pit.
"Ini balapan yang tangguh," jelas Antonelli. "Sangat sulit untuk menyalip, jadi kami harus melakukan sesuatu dengan strategi. Awalnya kami mencoba untuk satu kali pit stop, tetapi kemudian [tim] memberi tahu saya bahwa kondisi ban sudah terlalu di batas, jadi kami memilih pit stop."
"Lalu ada Virtual Safety Car dan dua Ferrari masuk ke pit. Saya tahu itu akan sangat sulit karena saya menggunakan ban hard, sementara mereka menggunakan ban soft. Beruntung kami berhasil menahan mereka di belakang," lanjutnya.
Jarak Poin Makin Melebar di Puncak Klasemen
Di sisi lain, Mercedes dibayangi kekhawatiran akibat penurunan performa dibanding para pesaingnya. Rekan setim Antonelli, George Russell, hanya mampu finis di posisi ketujuh setelah sempat tercecer akibat aktifnya sistem anti-stall pada lap pembuka.
Kendati demikian, Antonelli mengaku puas karena berhasil mengumpulkan poin lebih banyak dibanding Russell maupun Hamilton. Hasil ini memperlebar keunggulannya di papan klasemen menjadi 50 poin atas pebalap utama Ferrari, sementara Russell tertinggal sembilan poin lebih jauh di belakang.
Saat ditanya apakah ia pernah membayangkan berada di posisi sekokoh ini sebelum jeda musim panas, Antonelli mengaku terkejut sekaligus bersyukur.
"Tidak, tidak sama sekali," ujar Antonelli. "Tentu saja saya sangat senang – ini cara terbaik untuk memasuki jeda musim panas."
"Saya pikir hari ini adalah upaya meminimalisir kerugian yang besar dan kami harus terus menekan karena paruh kedua akan menjadi sangat berat. Kami akan mencoba yang terbaik," pungkasnya. (Formula 1/Z-2)

















































