Kemarau Ekstrem, 63 Kasus Karhutla Landa Kabupaten Sukabumi dalam Sebulan

22 hours ago 1
Kemarau Ekstrem, 63 Kasus Karhutla Landa Kabupaten Sukabumi dalam Sebulan PENANGANAN KARHUTLA: Petugas gabungan memadamkan api yang membakar ilalang di lahan kosong seluas 1 ha di Kampung Sekarsari RT 02/06 Desa Munjul Kecamatan Ciambar Kabupaten Sukabumi, Senin (7/9).(Dok PUSDALOPS BPBD Kab Sukabumi)

Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menunjukkan tren peningkatan signifikan. Dalam kurun waktu sebulan terakhir, tercatat sedikitnya 63 kejadian karhutla melanda wilayah tersebut di tengah kondisi kemarau ekstrem.

Manager Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengungkapkan bahwa potensi karhutla masih tergolong tinggi. Hal ini disebabkan oleh kemarau panjang yang masih berlangsung serta karakteristik wilayah Sukabumi yang didominasi kawasan hutan.

"Berdasarkan hasil rekapitulasi, sebulan terakhir terjadi hampir 63 kali kebakaran hutan dan lahan," ujar Daeng pada Selasa (8/9).

Sebaran Wilayah Terdampak

Data BPBD menunjukkan titik api tersebar di 27 kecamatan, atau mencakup hampir separuh dari total 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Wilayah-wilayah yang terdampak meliputi:

  • Gunungguruh, Ciemas, Jampangtengah, Simpenan, Gegerbitung.
  • Cikakak, Cikidang, Cibadak, Warungkiara, Lengkong.
  • Bojonggenteng, Sukalarang, Pabuaran, Kebonpedes, Cimanggu.
  • Kadudampit, Parakansalak, Ciambar, Nyalindung, Kabandungan.
  • Cireunghas, Purabaya, Bantargadung, Cidahu, Cisaat, Cidadap, dan Kalapanunggal.

Daeng menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan karena risiko kebakaran vegetasi masih sangat terbuka lebar.

Penyebab Karhutla dan Bencana Lainnya

Menurut analisis BPBD, mayoritas kebakaran dipicu oleh peningkatan suhu ekstrem yang membuat vegetasi kering mudah terbakar. Namun, faktor kelalaian manusia juga menjadi penyebab yang signifikan.

"Ada yang bakar sampah sembarangan. Bahkan ada yang dipicu membuang puntung rokok hingga membakar vegetasi yang kering," tambah Daeng.

Selain karhutla, kemarau panjang ini juga memicu sejumlah bencana lainnya di Kabupaten Sukabumi, di antaranya:

  • 5 kejadian kekeringan atau krisis air bersih.
  • 9 kejadian cuaca ekstrem (bencana hidrometeorologi).
  • 1 kali kejadian gempa bumi.

Menghadapi berbagai ancaman bencana tersebut, BPBD Kabupaten Sukabumi menyatakan kesiapsiagaan penuh dengan bersinergi bersama Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) dan unsur terkait lainnya di setiap wilayah.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |