Kasus DBD di Klaten 2026 Turun Drastis, Dinkes Ingatkan Warga Tetap Waspada

3 hours ago 2
Kasus DBD di Klaten 2026 Turun Drastis, Dinkes Ingatkan Warga Tetap Waspada Pemberantasan sarang nyamuk dengan foging di Klaten(MI/DJOKO SARDJONO)

Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten melaporkan penurunan signifikan pada kasus demam berdarah dengue (DBD) sepanjang tahun 2026. Hingga minggu ke-36, tercatat sebanyak 131 kasus dengan satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Angka ini menunjukkan penurunan drastis jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada 2025, tercatat ada 448 kasus DBD dengan jumlah kematian mencapai tiga orang.

"Jadi, kasus DBD tahun ini mengalami penurunan yang signifikan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Anggit Budiarto, Senin (14/9).

Peran PSN dan Jumantik

Menurut Anggit, tren positif penurunan kasus ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri dan berkelanjutan.

Selain kesadaran warga, keberadaan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di tingkat desa maupun kota memegang peranan krusial. Para petugas ini secara rutin memastikan lingkungan warga bebas dari tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

“Juru pemantau jentik nyamuk (jumantik) di tingkat desa dan kota juga berperan penting dalam pencegahan DBD di Klaten," jelasnya.

Imbauan Kewaspadaan

Meski data menunjukkan penurunan yang tajam, Pemerintah Kabupaten Klaten meminta masyarakat tidak lengah. Kebersihan lingkungan harus tetap dijaga sebagai langkah antisipasi utama mencegah penyebaran virus dengue.

Anggit menekankan bahwa konsistensi dalam menjaga kebersihan lingkungan adalah kunci agar angka kasus tidak kembali melonjak di masa mendatang.

“Meski kasus DBD tahun ini mengalami penurunan drastis, sekali lagi kami ingatkan masyarakat untuk tetap waspada," pungkas Anggit.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |