Karhutla di kawasan Bukit Terngkorak IKN(Dok. BPBD PPU)
Sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terpantau di sekitar wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Meski demikian, lokasi kebakaran dipastikan berada cukup jauh dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Titik api terdeteksi di sekitar Bukit Tengkorak dan Bukit Merdeka yang masuk dalam wilayah Wonotirto, Kabupaten Kutai Kartanegara. Jarak lokasi kebakaran tersebut berkisar antara 20 hingga 40 kilometer dari pusat pemerintahan IKN.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (8/9/2026), kabut asap akibat karhutla tidak terlihat signifikan di kawasan IKN. Jarak pandang dilaporkan masih cukup baik sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Namun, wilayah IKN, khususnya di sekitar KIPP, tercatat sudah hampir dua bulan tidak mengalami hujan.
Luasan Area Terdampak
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, menjelaskan bahwa area yang terdampak karhutla di lokasi tersebut mencapai sekitar 458 hektare. Ia menekankan bahwa angka tersebut merupakan luasan area terdampak, bukan total lahan yang hangus terbakar.
“Sebetulnya itu area yang terdampak. Jadi bukan yang terbakar 458 hektare, tetapi area yang terdampak. Di dalam area tersebut ada beberapa titik api,” ujar Danis saat meninjau penanganan karhutla bersama Danlanud Dhomber Balikpapan Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksono.
Operasi Pemadaman Darat dan Udara
Penanganan karhutla dilakukan secara intensif melalui operasi darat dan udara. Ratusan personel gabungan dikerahkan, melibatkan unsur TNI, Polri, Manggala Agni, masyarakat, serta tim dari Jasa Marga di sepanjang jalur tol.
Dari sisi udara, pemadaman telah memasuki hari keempat dengan menggunakan metode water bombing. Petugas melakukan dua sorti penerbangan untuk memantau kondisi lapangan sekaligus menjatuhkan air di titik-titik api yang sulit dijangkau.
Hasil pemantauan terbaru menunjukkan perkembangan positif:
- Bukit Merdeka: Sebagian besar titik api telah berhasil dikendalikan.
- Wonotirto: Kondisi relatif membaik, meski beberapa titik masih dalam pemantauan.
- Bukit Tengkorak: Masih terdapat sisa titik api yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Danis menambahkan, penggunaan drone untuk pemantauan udara memperlihatkan bahwa api hanya muncul di bagian-bagian tertentu dalam kawasan terdampak, tidak merata di seluruh lahan.
Patroli Terus Ditingkatkan
Meskipun sebagian besar titik api telah padam, Otorita IKN tetap menyiagakan personel untuk melakukan patroli darat secara rutin. Hal ini dilakukan guna memastikan api tidak muncul kembali (re-ignition) di lokasi yang sebelumnya terbakar.
“Kita minta teman-teman melakukan patroli di darat. Jangan sampai ada timbul lagi, apa pun penyebabnya,” pungkas Danis.





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293885/original/003140100_1783758261-10-10.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4951307/original/044250400_1727138623-IMG_20240923_215315.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8163337/original/062235700_1781018081-InShot_20260609_221323602.jpg.jpeg)