Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana(MI/NURUL HIDAYAH)
KABUPATEN Kuningan dalam kondisi aman dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Pemantauan hingga kini masih terus dilakukan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan memastikan belum menerima laporan adanya wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
“Kabupaten Kuningan sampai saat ini belum terlaporkan adanya wilayah yang terdampak, terutama dengan keberadaan abu vulkanik. Sampai saat ini situasi masih cukup aman,” tutur Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, Selasa (8/9).
BPBD Kuningan, lanjutnya, juga telah mengikuti koordinasi secara daring bersama Sekretaris Daerah Jawa Barat yang membidangi penanganan kebencanaan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk membahas langkah antisipasi dan mitigasi yang perlu disiapkan pemerintah daerah menghadapi kemungkinan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan meskipun sampai saat ini belum ada laporan abu vulkanik mencapai wilayah Kuningan,” tutur Indra.
Kondisi cuaca dan arah angin menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pergerakan abu vulkanik apabila aktivitas erupsi mengalami peningkatan.
“Ini memang patut diantisipasi karena kita ketahui musim kemarau ini masih berlangsung. Kekuatan angin juga sangat berpengaruh terhadap penyebaran abu vulkanik,” katanya.
Untuk itu, lanjut Indra, BPBD Kuningan mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap mengikuti perkembangan informasi dari pemerintah dan instansi terkait. Masyarakat pun diminta untuk segera melaporkan jika mulai mendeteksi adanya abu vulkanik yang memasuki wilayah Kabupaten Kuningan.
Laporan masyarakat diperlukan agar kondisi di lapangan dapat segera diverifikasi. Dengan demikian, langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila situasi membutuhkan intervensi.
“Warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi risiko menghirup partikel abu vulkanik,” tambahnya.
Selain melindungi saluran pernapasan, masyarakat juga diminta mengamankan sumber air dengan menutup sumur, tempat penampungan, maupun sumber air lainnya apabila mulai terpapar abu vulkanik.





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293885/original/003140100_1783758261-10-10.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4951307/original/044250400_1727138623-IMG_20240923_215315.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8163337/original/062235700_1781018081-InShot_20260609_221323602.jpg.jpeg)