ilustrasi serangan Arab Saudi ke Yaman.(Anadolu)
GERAKAN Ansar Allah Yaman atau Houthi, yang menguasai wilayah utara Yaman dan bersekutu dengan Iran, berjanji akan membalas serangan udara Arab Saudi di Provinsi Hodeidah, Laut Merah.
Awal pekan ini, seorang sumber di pihak otoritas setempat mengatakan kepada RIA Novosti bahwa pesawat tempur Arab Saudi telah melancarkan setidaknya lima serangan di berbagai lokasi di Hodeidah, sebelah barat Yaman.
"Kami menyatakan bahwa kejahatan-kejahatan yang terjadi belakangan ini tidak akan dibiarkan begitu saja. Prinsip pencegahan yang ditetapkan oleh rakyat kami, para pemimpin mereka, dan angkatan bersenjata sangat jelas dan tak tergoyahkan," kata biro politik gerakan Ansar Allah dalam sebuah pernyataan yang dikutip saluran TV Al Masirah.
Kelompok Houthi menuduh Arab Saudi menyerang sasaran sipil di Hodeidah dan Pulau Kamaran, termasuk pelabuhan Hodeidah, dan berjanji akan menyerang pelabuhan-pelabuhan Saudi sebagai balasan.
"Serangan terhadap infrastruktur sipil merupakan eskalasi yang berbahaya dan kelanjutan agresi hanya akan mendatangkan kerugian lebih lanjut bagi para agresor," kata pemimpinan Houthi.
Sementara itu, koalisi Arab Saudi mengkonfirmasi telah melakukan serangan terhadap target militer di Hodeidah sebagai tanggapan atas serangan terhadap kapal tanker di Laut Merah. Namun, mereka membantah tuduhan telah menargetkan pelabuhan Hodeidah. (Ant/P-3)

















































