Dokter Ungkap Kandungan Logam Abu Krakatau Pemicu Sesak Napas

10 hours ago 4
Dokter Ungkap Kandungan Logam Abu Krakatau Pemicu Sesak Napas : Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta membagikan masker kepada warga yang berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (6/9/2026).(ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

SEBARAN abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau telah menjangkau kawasan Jabodetabek hingga Jawa Barat. Dokter Spesialis Paru RSUD Kota Tangerang, Virginia Nurya Hikmawati, memperingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan dampak paparan partikel tersebut karena berpotensi memicu reaksi peradangan serius pada jaringan pernapasan.

Virginia menegaskan bahwa abu vulkanik memiliki karakteristik yang jauh lebih berbahaya ketimbang debu biasa.

"Kalau debu biasa kandungannya bisa berupa tanah, serat kain, jamur, maupun alergen. Sementara abu vulkanik memiliki partikel mineral dan logam, termasuk kuarsa dan silika," kata Virginia dalam keterangannya di Tangerang, Rabu (9/9). .

Ketika partikel abu vulkanik terhirup, tubuh akan meresponsnya sebagai benda asing sehingga memicu peningkatan produksi lendir pada saluran pernapasan. Dampak paparan ini akan jauh lebih berat dirasakan oleh kelompok rentan atau masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.

  • Paparan Mata: Menimbulkan rasa perih dan gatal.
  • Hidung dan Tenggorokan: Menyebabkan rasa tidak nyaman, batuk, hingga sakit tenggorokan.
  • Saluran Paru-Paru: Pemicu batuk berat hingga sesak napas akut.

"Orang yang sudah memiliki penyakit pernapasan sebelumnya, bisa mengalami kekambuhan, seperti asma. Kalau sudah ada sesak napas, itu menjadi salah satu tanda bahwa kita perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan," tegas Virginia.

Sebagai penanganan awal, masyarakat dianjurkan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, membatasi mobilitas yang tidak mendesak, serta segera mencuci tangan, wajah, dan membersihkan diri sesampainya di rumah.
.
(Ant/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |