BP Tapera Jajaki Integrasi Katalog Properti ke rumah.go.id

23 hours ago 1
BP Tapera Jajaki Integrasi Katalog Properti ke rumah.go.id BP Tapera menjajaki integrasi katalog properti ke rumah.go.id bersama SIG dan SISI.(Dok. BP Tapera)

BADAN Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) tengah menjajaki integrasi katalog properti dan layanan perumahan ke dalam platform digital rumah.go.id. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi produk serta layanan hunian melalui satu ekosistem digital yang terintegrasi.

Rencana strategis tersebut dibahas bersama Semen Indonesia Group (SIG) dan Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI). Salah satu skema utama yang dieksplorasi adalah Embedded Catalog, yang memungkinkan katalog properti milik mitra ditampilkan secara langsung di dalam ekosistem rumah.go.id.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menegaskan bahwa transformasi digital sangat krusial karena sektor perumahan melibatkan banyak pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, perbankan, hingga pengembang. "Transformasi digital menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem perumahan agar berbagai layanan dan informasi dapat semakin mudah diakses serta terhubung," ujar Heru dalam keterangannya, Selasa (8/9).

Heru menambahkan, BP Tapera tidak dapat bekerja sendiri dalam memperluas akses hunian. Kolaborasi antara penyedia layanan pembiayaan, pengembang, dan penyedia teknologi menjadi kunci utama dalam mendukung masyarakat mendapatkan akses rumah yang layak.

Secara teknis, integrasi ini dirancang menggunakan Application Programming Interface (API) dan Software Development Kit (SDK). Teknologi tersebut memungkinkan data dari platform eksternal terhubung dengan rumah.go.id tanpa harus membangun ulang sistem dari awal. Selain itu, terdapat potensi pengembangan konsep Mini App Storefront untuk memperluas jangkauan layanan mitra.

Direktur Utama SISI, Achmad Tholcah, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung integrasi ini. SISI sebelumnya telah mengembangkan platform "Sobat Bangun" yang menghubungkan konsumen dengan kontraktor, penyedia material, hingga pengembang properti. "Pengembangan aplikasi kami ditujukan untuk mendukung integrasi dengan ekosistem yang sudah ada," kata Achmad.

Hingga saat ini, rencana integrasi tersebut masih dalam tahap pembahasan mendalam. BP Tapera dan para mitra terkait akan segera menyusun desain kerja sama serta menjajaki penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Proses selanjutnya akan mencakup pengembangan sistem, User Acceptance Test (UAT), hingga implementasi penuh layanan di platform rumah.go.id. (RO/Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |