Ilustrasi(Dok Basarnas)
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung mengerahkan dua unit Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mendukung operasi pencarian delapan orang yang berada di dalam kapal speed boat yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Dukungan tersebut dilakukan setelah Basarnas Lampung menerima Rencana Operasi SAR (Renops) H.2 dari Basarnas Banten pada Rabu (9/9) sekitar pukul 00.33 WIB. Permohonan tersebut berkaitan dengan dukungan personel dan alat utama SAR untuk memperkuat operasi pencarian di wilayah tersebut.
Pada pukul 07.00 WIB, Basarnas Lampung mengerahkan RIB 02 dengan tujuh personel serta RIB 03 dengan 10 personel. Kedua unit tersebut bergerak menuju lokasi pencarian untuk melakukan penyisiran sesuai dengan search area yang telah ditetapkan dalam Renops SAR.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Deden Ridwansah, menyatakan bahwa pengerahan dua RIB tersebut merupakan bentuk dukungan penuh terhadap pelaksanaan operasi SAR di wilayah Banten. Seluruh unsur yang diberangkatkan telah dipersiapkan untuk melaksanakan pencarian secara terkoordinasi.
“Kami mengerahkan dua unit RIB beserta personel untuk mendukung operasi SAR di wilayah Selat Sunda. Tim akan melaksanakan pencarian sesuai search area yang telah ditetapkan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan di lapangan. Kami berharap upaya pencarian ini dapat segera menemukan kedelapan korban,” ujar Deden, Rabu (9/9).
Deden menambahkan, kondisi cuaca dan perairan di lapangan akan terus menjadi perhatian tim dalam menentukan pola pencarian. Personel diinstruksikan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama operasi berlangsung, mengingat luasnya cakupan area pencarian.
Daftar Korban dalam Pencarian
Hingga saat ini, delapan orang masih berstatus dalam pencarian (DP), yang terdiri dari kru kapal, pemandu, dan sejumlah jurnalis dari berbagai media:
- Warta (55), Kapten Kapal
- Surakman (60), ABK
- Heriyanto (49), Guide
- M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara)
- Ari Basuki (Jurnalis Merdeka)
- Yudhis (Jurnalis iNews)
- Daus (Jurnalis Anadolu)
- Donal (Jurnalis Freelance)
Sinergi Unsur SAR Gabungan
Operasi pencarian ini melibatkan kolaborasi lintas instansi. Dari wilayah Lampung, unsur yang terlibat meliputi personel Pos SAR Bakauheni, kru KN SAR Basudewa, Lanal Lampung, Polairud, Mabes Polairud, Ditpolairud Polda Lampung, Kesbangpol Provinsi Lampung, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, BPBD Lampung, hingga pihak akademisi dari ITERA.
Selain dua unit RIB, tim gabungan juga didukung oleh KRI Lepu dan berbagai peralatan pendukung keselamatan lainnya. Di sisi lain, TNI AL turut mengerahkan kekuatan penuh untuk menyisir perairan Selat Sunda.
Dukungan Alutsista TNI AL:
- Unsur Lanal Banten: Kal Anyer I.3.64 dan RHIB Peucang.
- KRI: KRI Leuser dan KRI Kerambit.
- Personel Tambahan: Posal Pulau Sangiang, Posbinpotmar Anyer, Posal Sumur, dan Posbinpotmar Labuan.
Hingga berita ini diturunkan pada Rabu (9/9), tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran intensif di area yang telah ditentukan guna menemukan keberadaan speed boat dan seluruh penumpangnya. Basarnas memastikan pencarian akan dioptimalkan dengan tetap mengedepankan prosedur keselamatan petugas di lapangan.





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293885/original/003140100_1783758261-10-10.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4951307/original/044250400_1727138623-IMG_20240923_215315.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8163337/original/062235700_1781018081-InShot_20260609_221323602.jpg.jpeg)