Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 430 Atlet Bawa Target 4 Emas

2 hours ago 1
 Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 430 Atlet Bawa Target 4 Emas Ilustrasi(MI/Khoerun Nadif Rahmat)

KONTINGEN Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi dikukuhkan di Wisma Serba Guna GBK, Jakarta, Rabu (9/9). Sebanyak 430 atlet dari 35 cabang olahraga akan membawa Merah Putih pada ajang yang berlangsung di Jepang tersebut.

Pengukuhan dilakukan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Jumlah 430 atlet merupakan hasil finalisasi Delegation Registration Meeting (DRM), berkurang dua atlet dari daftar entry by name sebelumnya yang mencapai 432 atlet.

Kontingen Indonesia juga diperkuat 145 ofisial. Selain itu, sebanyak 78 tenaga pendukung telah disiapkan untuk membantu kebutuhan kontingen selama berada di Jepang, yang terdiri dari dokter, masseur, fisioterapis, serta sejumlah tim Head Quarter.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya dikukuhkan," tutur Okto dalam acara tersebut.

Setelah pengukuhan, kontingen dijadwalkan menuju Istana Negara untuk bertemu sekaligus dilepas secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Erick meminta seluruh atlet menyatukan tekad sebelum menjalani perjuangan di Aichi-Nagoya.

"Saya berharap dengan kita menyatukan komitmen sebelum bertemu Bapak Presiden, kita bulatkan tekad. Kita adalah negara yang terbesar di Asia Tenggara, kita patut rebut emas sebanyak-banyaknya," tegas Erick.

Dari ratusan atlet yang diberangkatkan, pemerintah menetapkan target empat medali emas. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan pencapaian Indonesia pada Asian Games Hangzhou 2022, ketika kontingen Merah Putih membawa pulang tujuh emas, 11 perak, dan 18 perunggu.

Perjalanan menuju Aichi-Nagoya juga telah menghadirkan tantangan bagi kontingen Indonesia. Salah satunya penyesuaian rute keberangkatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada penerbangan dari Jakarta.

Sejumlah cabang olahraga harus mengubah jalur perjalanan. Tim basket dan anggar telah lebih dahulu berangkat pada Senin (7/9) melalui jalur darat menuju Surabaya, kemudian terbang ke Singapura untuk transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Nagoya.

"Perjuangan tim sudah dimulai sebelum berangkat. Beberapa hari terakhir ada tantangan soal rute perjalanan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Kami berkoordinasi dengan maskapai terkait," kata Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu.

Selain kendala perjalanan dari Indonesia, Todotua menyebut kondisi di Aichi-Nagoya juga tengah menghadapi musibah. Namun, situasi tersebut tidak mengurangi semangat kontingen untuk menjalani persiapan.

"Saat ini, situasi di Aichi-Nagoya juga sedang ada musibah, semoga segera mereda. Semangat kami tidak menurun," ujar Todotua.

Sebagai CdM, Todotua bersama tim pendukung memastikan kebutuhan nonteknis atlet dapat terpenuhi selama mengikuti Asian Games 2026, mulai dari akomodasi, transportasi hingga layanan pendukung.

"Saya sebagai Chef de Mission bersama tim pendukung telah berkomitmen dengan jelas bahwa akan memberikan dukungan maksimal dari sisi non-teknis," kata Todotua.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober. Kontingen Indonesia akan berjuang di 35 cabang olahraga dengan target empat medali emas. (E-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |