Arab Saudi Cegat Drone Houthi yang Targetkan Kota Suci Makkah

4 hours ago 1
Arab Saudi Cegat Drone Houthi yang Targetkan Kota Suci Makkah Ilustrasi(Dok. Houthi Media Center)

PASUKAN Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan oleh milisi Houthi untuk menargetkan wilayah udara Kota Suci Makkah. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah perbatasan Yaman.

Juru bicara resmi Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, mengonfirmasi bahwa upaya serangan tersebut dilakukan pada Selasa malam, 15 September 2026. Pasukan pertahanan udara mendeteksi ancaman tersebut sebelum berhasil memasuki zona terlarang.

Detail Insiden Pencegatan Drone:

Waktu Kejadian Selasa, 15 September 2026, pukul 18.50 waktu setempat
Lokasi Pencegatan Bagian selatan Kota Makkah
Jenis Ancaman Pesawat nirawak (Drone) musuh
Pelaku Milisi Houthi

"Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah drone musuh yang diluncurkan oleh milisi Houthi teroris, sebelum memasuki wilayah udara terlarang di Kota Suci Makkah," ujar Al-Malki dalam keterangan resminya yang dikutip dari SPA/OANA.

Al-Malki menegaskan bahwa aksi ini merupakan upaya kedua yang menargetkan Makkah secara langsung. Upaya pertama tercatat terjadi pada 27 Juli 2017, di mana saat itu milisi Houthi menggunakan rudal balistik untuk menyerang wilayah tersebut.

Pihak Koalisi mengecam keras tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai perbuatan tercela. Serangan ini dinilai sebagai upaya sengaja untuk menargetkan tempat turunnya wahyu dan tanah suci yang menjadi tujuan jutaan umat Islam di seluruh dunia.

Selain mengancam kesucian situs agama, tindakan tersebut juga dianggap sebagai upaya meneror jemaah umrah yang sedang beribadah di Masjidil Haram serta membahayakan keselamatan warga sipil dan penduduk setempat.

"Keamanan Dua Masjid Suci dan jamaah umrah merupakan harga mati. Komando Pasukan Gabungan Koalisi tidak akan ragu mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan bersifat mencegah terhadap milisi Houthi teroris," tegas Al-Malki.

Koalisi menyatakan bahwa serangan ini akan menjadi noda memalukan dalam catatan pelanggaran milisi Houthi karena secara terang-terangan memprovokasi perasaan umat Islam secara global. (SPA/Oana/Ant/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |