Hemat Bahan Bakar, Masa Pakai Teleskop Luar Angkasa Roman Milik NASA Melonjak Dua Kali Lipat

4 hours ago 1
Hemat Bahan Bakar, Masa Pakai Teleskop Luar Angkasa Roman Milik NASA Melonjak Dua Kali Lipat NASA berhasil menghemat bahan bakar pada peluncuran Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman. Masa operasi teleskop kini berpotensi melonjak hingga 10 tahun.(NASA)

BADAN Pengawas Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan kabar gembira terkait potensi masa pakai Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman (Nancy Grace Roman Space Telescope). Berkat efisiensi dan penghematan bahan bakar yang signifikan selama tahap perencanaan serta optimasi jalur peluncuran, masa operasional teleskop canggih ini berpotensi diperpanjang hingga dua kali lipat dari target awal.

Pada desain perencanaan semula, Misi Roman dirancang untuk menjalankan misi utamanya selama lima tahun. Namun, kalkulasi dan efisiensi propulsi terbaru menunjukkan bahwa sisa cadangan bahan bakar pendorong (propellant) pada pesawat ruang angkasa tersebut diperkirakan cukup untuk menyokong operasional hingga 10 tahun di luar angkasa.

Penghematan bahan bakar yang krusial ini berhasil dicapai melalui penyempurnaan skenario peluncuran dan kalkulasi manuver injeksi orbit yang sangat presisi. Langkah optimasi tersebut meminimalkan jumlah bahan bakar yang perlu dibakar oleh pesawat ruang angkasa untuk mencapai titik operasinya di Orbit Halo L2 (Titik Lagrange Kedua Earth-Sun), yang berjarak sekitar 1,5 juta kilometer dari Bumi.

Efisiensi propulsi ini memberi ruang bagi para ilmuwan untuk memperpanjang durasi riset astronomi masa depan. Perpanjangan masa pakai hingga satu dekade akan memungkinkan Teleskop Roman melakukan pengamatan yang jauh lebih komprehensif terhadap energi gelap (dark energy), materi gelap (dark matter), serta penemuan ribuan planet di luar Tata Surya kita (eksoplanet).

Selain itu, dengan masa pakai yang lebih panjang, Teleskop Roman memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan survei pandangan luas (wide-field survey) di kawasan galaksi Bima Sakti. Kapasitas pengamatan teleskop ini diperkirakan mencapai ratusan kali lebih luas dibandingkan bidang pandang Teleskop Luar Angkasa Hubble, tetapi dengan ketajaman resolusi yang setara.

Keberhasilan menghemat bahan bakar ini memberikan fleksibilitas tambahan bagi tim sains NASA untuk merencanakan misi perpanjangan (extended mission) setelah masa operasi primer lima tahun pertama selesai, tanpa perlu mengkhawatirkan kekurangan daya dorong untuk menjaga posisi stabilitas orbitnya. (NASA/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |