Pendukung Houthi.(Anadolu/Mohammed Hamoud)
KELOMPOK gerakan Ansar Allah dari Yaman, yang lebih dikenal sebagai Houthi, secara tegas membantah adanya ancaman militer terhadap kota suci Makkah maupun situs-situs suci Islam lainnya di Arab Saudi. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas langkah otoritas keamanan Kerajaan Arab Saudi yang merilis peringatan darurat di wilayah tersebut pada Selasa (15/9).
Melansir laporan Sputnik, sumber militer yang dikutip oleh kantor berita kelolaan Houthi, Saba, menyatakan bahwa klaim mengenai ancaman dari Yaman adalah tidak berdasar. Pihak Houthi justru menuding balik bahwa peringatan yang dikeluarkan oleh Riyadh merupakan bentuk disinformasi.
"Kami dengan tegas membantah adanya ancaman apa pun dari Yaman terhadap kota suci Makkah maupun situs suci lainnya," ujar sumber militer tersebut. Ia juga mengecam peringatan tersebut sebagai rekayasa dan tipu daya yang disebarluaskan oleh pihak Arab Saudi.
Peringatan Darurat di Wilayah Barat
Sebelum bantahan tersebut dirilis, Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan serangan udara untuk pertama kalinya yang mencakup wilayah Makkah. Berdasarkan laporan kantor berita Anadolu, peringatan darurat ini mencakup tiga kota utama di wilayah barat, yakni Jeddah, Makkah, dan Taif.
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menyampaikan instruksi keselamatan melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat. Meski demikian, pihak otoritas tidak merinci secara spesifik jenis potensi bahaya atau ancaman yang sedang dihadapi.
Protokol Keselamatan Warga Arab Saudi:
- Mencari tempat berlindung segera di lokasi aman terdekat.
- Mengutamakan perlindungan di dalam gedung atau ruangan bagian dalam yang jauh dari jendela.
- Tetap berada di tempat aman hingga otoritas menyatakan bahaya telah berlalu.
- Mengikuti petunjuk keselamatan resmi dan tetap tenang.
Ketegangan Regional
Situasi ini menambah ketegangan di kawasan, mengingat posisi Makkah sebagai pusat ibadah umat Islam dunia. Hingga saat ini, otoritas Arab Saudi terus mengimbau warga untuk tetap waspada dan mematuhi instruksi dari Pertahanan Sipil guna mengantisipasi segala kemungkinan risiko keamanan.
Di sisi lain, penegasan Houthi bahwa mereka tidak menargetkan situs suci bertujuan untuk meredam sentimen keagamaan yang mungkin timbul akibat peringatan serangan udara tersebut. Belum ada laporan mengenai insiden fisik atau serangan yang terjadi di wilayah-wilayah yang disebutkan dalam peringatan darurat tersebut. (Ant/I-1)













































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302675/original/000661800_1784602076-1000126784.jpg)




