PRESIDEN Cina Xi Jinping tiba di Korea Utara pada Senin 8 Juni 2026 untuk kunjungan kenegaraan selama dua hari. Seperti dilaporkan UPI, ini merupakan perjalanan pertamanya ke negara terisolasi itu dalam tujuh tahun terakhis, saat Beijing dan Pyongyang menyesuaikan kembali hubungan di tengah lanskap geopolitik yang berubah.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyambut Xi dan Ibu Negara Cina Peng Liyuan di Bandara Internasional Pyongyang. Kantor berita Xinhua melaporkan para pemimpin negara itu kemudian mengadakan resepsi kenegaraan mewah yang mencakup salvo 21 tembakan meriam, penghormatan militer, dan pawai besar-besaran di Lapangan Kim Il Sung.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ribuan warga Korea Utara memadati jalan-jalan Pyongyang. Mereka melambaikan bendera, bunga, dan balon saat Xi melakukan perjalanan dari bandara ke pusat kota dan kemudian ke Wisma Negara Kumsusan, tempat ia menginap selama kunjungan tersebut.
Cina telah lama menjadi mitra dagang terbesar Korea Utara, dan pengamat internasional mengatakan bahwa Beijing terus membantu Pyongyang menghindari sanksi ekonomi yang berat.
Namun, hubungan keduanya tampaknya mendingin dalam beberapa tahun terakhir. Ini seiring dengan meningkatnya kerja sama militer Korea Utara dengan Rusia setelah invasi Moskow ke Ukraina.
Sebagai imbalan atas penyediaan pasukan dan amunisi kepada Rusia, Korea Utara diyakini menerima dukungan ekonomi dan teknologi militer canggih untuk program senjatanya. Hal ini mengurangi ketergantungannya pada Cina dan memberi Kim pengaruh yang lebih besar dalam berurusan dengan Beijing.
Hubungan tersebut menunjukkan tanda-tanda momentum baru dalam beberapa bulan terakhir dengan beberapa pertukaran tingkat tinggi.
Kim melakukan perjalanan ke Beijing pada September untuk parade militer yang menandai peringatan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II, di mana ia mengadakan pembicaraan puncak dengan Xi.
Sebelum kedatangannya, Xi menerbitkan artikel yang ditandatangani di Rodong Sinmun, surat kabar Partai Buruh Korea Utara yang berkuasa. Ia menyebut hubungan Cina-Korea Utara "pada titik awal sejarah baru" dan berjanji untuk memperdalam koordinasi strategis antara sekutu lama tersebut.
"Mempertahankan, mengkonsolidasikan, dan mengembangkan hubungan Cina-Korea Utara selalu menjadi kebijakan yang teguh" dari Cina, tulis Xi, menggunakan akronim resmi untuk Korea Utara.
Pemimpin Tiongkok tersebut menekankan pentingnya kerja sama yang lebih erat antara partai-partai komunis yang berkuasa, pemerintah, dan militer kedua negara. Terutama dalam rangka memperingati ulang tahun ke-65 Perjanjian Persahabatan, Kerja Sama, dan Bantuan Timbal Balik Tiongkok-Korea Utara tahun ini.
Ini merupakan satu-satunya perjanjian pertahanan yang diteken Cina dengan negara lain.
Ia juga menyerukan koordinasi yang lebih kuat dalam urusan internasional, dengan mengatakan bahwa kedua negara harus menentang "hegemoni dan politik kekuasaan," menolak upaya untuk menghidupkan kembali militerisme, dan bersama-sama menjaga apa yang ia sebut sebagai keadilan dan kesetaraan internasional.
Kunjungan ini terjadi di tengah pertanyaan tentang pendekatan Beijing terhadap persenjataan nuklir Korea Utara yang terus berkembang.
Secara historis, Cina mendukung denuklirisasi Semenanjung Korea. Namun, isu ini menjadi kurang menonjol dalam pernyataan resmi Cina seiring dengan meningkatnya persaingan strategisnya dengan Amerika Serikat.
Setelah Xi bertemu dengan Presiden AS Donald Trump bulan lalu, Gedung Putih mengatakan kedua pemimpin telah menegaskan kembali komitmen bersama mereka terhadap denuklirisasi Korea Utara.
Namun, Kementerian Luar Negeri Cina hanya mengatakan bahwa para pemimpin telah "bertukar pandangan" tentang Semenanjung Korea.
Xi dijadwalkan mengadakan pembicaraan dengan Kim selama kunjungan tersebut, meskipun baik Beijing maupun Pyongyang belum secara terbuka mengungkapkan agenda pembicaraan. Termasuk apakah program senjata nuklir Korea Utara yang sedang berkembang akan dibahas.






































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495647/original/074499000_1770385031-barba.jpeg)











