Waspada Penipuan Lowongan Kerja di Jakarta Barat, Korban Rugi Jutaan Rupiah

2 weeks ago 15
Waspada Penipuan Lowongan Kerja di Jakarta Barat, Korban Rugi Jutaan Rupiah Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Barat membuka 4.262 lowongan kerja dalam job fair (bursa kerja) gelombang pertama 2026 di Gelanggang Tanjung Duren, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Se(Antara)

PRAKTIK dugaan penipuan berkedok rekrutmen kerja palsu kembali mencuat di wilayah Jakarta Barat setelah memakan sejumlah korban. Modus yang digunakan pelaku adalah menjanjikan pekerjaan dengan fasilitas menggiurkan, namun pelamar diwajibkan menyetor sejumlah uang sebelum mulai bekerja.

Salah satu korban, Jieyes Mishael Panjaitan (18), mengaku mengalami kerugian sebesar Rp2,5 juta. Pria asal Purwakarta ini awalnya mendapatkan informasi lowongan sebagai operator gudang melalui media sosial dan diundang untuk sesi wawancara di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Saat proses wawancara, Mishael diminta membayar dana awal dengan dalih biaya Medical Check Up (MCU) dan seragam kerja. "Habis itu ditransfer oleh kakak ipar saya Rp2,5 juta. Kemudian difoto dan buat surat perjanjian, tapi enggak boleh dibaca, seperti diburu-buru," ungkap Mishael.

Kecurigaan muncul setelah pembayaran selesai, namun pemeriksaan kesehatan dan pembagian seragam yang dijanjikan tidak pernah dilakukan. Mishael justru diminta pulang tanpa kepastian waktu mulai bekerja. Saat mencoba kembali ke lokasi untuk meminta penjelasan, ia justru dihalangi oleh petugas keamanan setempat.

Menanggapi kasus ini, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah meminta masyarakat untuk lebih kritis terhadap informasi lowongan kerja yang beredar di media sosial. Ia mengimbau warga untuk selalu melakukan konfirmasi kepada instansi berwenang guna mencegah penipuan serupa.

"Kalau terkait dengan lowongan pekerjaan, ya harusnya yang bersangkutan juga mengonfirmasi ke Sudin Nakertransgi (Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi). Bisa ditanyakan ke pihak wilayah kecamatan maupun ke tingkat kota," ujar Iin di Jakarta, Rabu.

Iin telah menginstruksikan jajarannya untuk memperkuat sosialisasi mengenai bursa kerja (job fair) resmi yang diselenggarakan pemerintah. Menurutnya, job fair resmi merupakan wadah aman bagi pencari kerja untuk mendapatkan peluang nyata tanpa risiko penipuan.

Terkait aspek hukum, Wali Kota mendukung penuh penindakan tegas terhadap para pelaku. Ia menyerahkan penanganan kasus kriminal ini kepada pihak kepolisian agar memberikan efek jera dan melindungi masyarakat dari praktik rekrutmen bodong. (Ant/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |