Seorang Guru di Balikpapan Dikeroyok, Diduga karena Tegur Siswa Merokok

2 hours ago 1
Seorang Guru di Balikpapan Dikeroyok, Diduga karena Tegur Siswa Merokok Korban saat menjalani visum untuk melengkapi laporan polisi.(MI/Ervan Masbanjar)

SEORANG guru SDN 017 Balikpapan Timur berinisial MA diduga jadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh beberapa siswa dan keluarga siswa tersebut.

Pengeroyokan diduga terjadi karena guru tersebut menegur seorang siswa yang merokok sambil mengendarai kendaraan bermotor roda dua saat masih mengenakan seragam sekolah. Ketika kekerasan itu terjadi, ada salah satu warga sempat merekamnya dan videonya pun viral di media sosial. 

Kasus kekerasan yang dialami oleh seorang pendidik tersebut terjadi pada Selasa (21/7) di Jalan Lapangan Tembak Lambada RT 33, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur. Akibat kejadian tersebut korban mengalami cedera pukul di bagian kepala dan muka. Kasus kini telah ditangani Polsek Balikpapan Timur, dan polisi masih mendalami identitas para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Kapolresta Balikpapan Kombes Jerrold HY Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Timur AKP M Chusen, Sabtu (25/7), membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana pengeroyokan terhadap seorang guru SD yang dilakukan oleh siswa dan keluarganya.

"Korban telah membuat laporan resmi ke Polsek, dan sudah kami terima. Laporannya tengah ditindaklanjuti. Korban juga telah menjalani pemeriksaan medis atau visum, sementara penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap korban maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut," jelasnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula ketika korban melintas di Jalan Mulawarman, Kelurahan Teritip. Saat itu, korban melihat ada seorang siswa mengendarai sepeda motor masih mengenakan seragam sekolah sedang merokok.

Sebagai seorang pendidik korban tergerak untuk memberikan teguran secara lisan agar siswa tersebut tidak merokok saat masih memakai seragam sekolah. Namun, teguran itu justru mendapat respons negatif.

“Saat ditegur siswa menghentikan kendaraannya dan menjawab, 'kenapa kamu tegur saya?, orangtua saya saja tidak pernah marahin saya'," kata Kapolsek mengutip keterangan korban.

Melihat situasi mulai menarik perhatian warga, korban memilih meninggalkan lokasi untuk menghindari keributan. Namun, korban kemudian diikuti oleh tiga orang siswa bersama orangtua salah satu siswa serta seorang paman siswa hingga ke kawasan Jalan Lapangan Tembak Lambada.

Setibanya di lokasi, korban berusaha menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Ia menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan bahwa dirinya hanya menegur siswa secara lisan tanpa melakukan kekerasan.

Meski demikian, siswa tersebut disebut menyampaikan kepada orangtuanya bahwa dirinya telah dipukul oleh korban. Tuduhan itu langsung dibantah korban. Situasi kemudian memanas ketika salah seorang siswa melontarkan ucapan, "Banyak betul omonganmu." Tak lama kemudian, paman siswa tersebut diduga memukul korban. 

“Dugaan pengeroyokan berlanjut dengan keterlibatan tiga siswa lainnya yang turut melakukan kekerasan terhadap korban,” sebutnya.

Pada saat kejadian dan terekam dalam video yang beredar di media sosial, tampak seorang perempuan berada di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, perempuan tersebut diketahui berinisial RL yang merupakan istri korban sekaligus guru Sosiologi di SMA Negeri 7 Balikpapan. Saat kejadian, RL berupaya melerai keributan yang terjadi.

AKP M Chusen mengatakan, sejauh ini polisi telah mengidentifikasi salah satu terduga pelaku berinisial F yang masih berstatus pelajar. Sementara identitas pelaku lainnya masih dalam proses pendalaman.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku setelah seluruh fakta dan alat bukti terkumpul," pungkasnya.

Polisi mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum agar proses penyidikan dapat berjalan secara objektif dan profesional.(EM/E-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |