Ilustrasi(magnific)
STANDAR kecantikan global kini tengah mengalami pergeseran fundamental. Jika sebelumnya banyak individu mengejar transformasi penampilan yang drastis, kini tren beralih pada perawatan yang mampu mempertahankan karakter alami dan memberikan hasil yang personal. Perubahan preferensi ini turut memacu pertumbuhan signifikan pada industri estetika medis, termasuk di Indonesia.
Masyarakat saat ini cenderung lebih terbuka terhadap prosedur minim invasif yang menawarkan pengalaman perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing. Didukung oleh kemajuan teknologi, solusi estetika kini tidak lagi hanya soal mengubah fisik, tetapi merawat keunikan diri.
Proyeksi Pertumbuhan Pasar Estetika Indonesia
Berdasarkan data laporan dari Research and Markets, pasar estetika medis di Indonesia menunjukkan potensi pertumbuhan yang sangat kuat hingga akhir dekade ini. Berikut adalah rincian proyeksi pasarnya:
| Nilai Pasar 2023 | US$257,05 Juta |
| Proyeksi Nilai Pasar 2029 | US$495,64 Juta |
| Laju Pertumbuhan Tahunan (CAGR) | 11,56% |
| Faktor Pendorong | Minat prosedur minim invasif, kemajuan teknologi, kebutuhan hasil alami. |
Visi Baru Merz Aesthetics: "See My Skin, Lift My Way"
Merespons dinamika pasar tersebut, Merz Aesthetics memperkenalkan program strategis bertajuk “See My Skin, Lift My Way” untuk 2026. Program ini diluncurkan dalam ajang Ultherapy PRIME Soirée di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan misi menekankan bahwa setiap individu memiliki definisi kecantikan yang berbeda.
Raymond Ong, Associate Vice President, Regional Commercial APAC Merz Aesthetics, menyatakan bahwa Indonesia merupakan pasar yang sangat dinamis di Asia Tenggara.
"Kami melihat pergeseran preferensi konsumen yang kini mengutamakan pengalaman perawatan yang relevan dengan kebutuhan masing-masing individu," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Merz Aesthetics juga meluncurkan Ultherapy Mask – PDRN Peptide Radiance. Produk ini menandai langkah perusahaan dalam memperluas pengalaman perawatan dari klinik menuju rutinitas harian di rumah.
Integrasi Perawatan Klinik dan Harian
Industri estetika kini mulai mengintegrasikan tindakan profesional dengan perawatan berkelanjutan. Ultherapy Mask – PDRN Peptide Radiance hadir sebagai masker hidrogel yang dirancang khusus untuk digunakan pasca-prosedur Ultherapy PRIME maupun sebagai perawatan rutin.
Keunggulan Ultherapy Mask – PDRN Peptide Radiance:
- Membantu menjaga kelembapan dan mendukung pemulihan kulit.
- Teknologi hidrogel yang memberikan sensasi sejuk dan nyaman.
- Telah melalui uji dermatologis: bebas pewangi, etil alkohol, dan paraben.
- Cocok untuk kulit sensitif dan membantu kulit tampak lebih bercahaya.
Edukasi dan Keaslian Layanan
Selain inovasi produk, Merz Aesthetics menekankan pentingnya keamanan melalui Authenticity Booth. Edukasi ini bertujuan agar masyarakat memastikan mereka mendapatkan perawatan Ultherapy yang asli dari dokter yang telah tersertifikasi sebagai provider Ultherapy PRIME.
Sebagai representasi dari kampanye kepercayaan diri ini, Merz Aesthetics menunjuk aktris dan model asal Malaysia, Scha Alyahya, sebagai Brand Ambassador pertama Ultherapy PRIME di Malaysia. Langkah ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk berani mengekspresikan kecantikan unik mereka sendiri.
Dengan pengalaman lebih dari 115 tahun di 90 negara, Merz Aesthetics melalui Merz Group terus berkomitmen menghadirkan solusi estetika medis yang berbasis sains, aman, dan personal bagi konsumen global, termasuk di pasar Indonesia yang terus berkembang pesat. (Z-1)

















































