Ilustrasi.(Magnific)
KESUNYIAN dini hari di Gang Villa, Jalan Jenderal Sudirman RT 025, Kelurahan Damai Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur, mendadak pecah oleh suara tangisan bayi. Suara tersebut mengantarkan seorang warga menemukan bayi perempuan yang diduga sengaja ditinggalkan di depan pintu rumahnya pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 00.20 Wita.
Awalnya, pemilik rumah mengira suara tersebut berasal dari lingkungan sekitar. Namun, saat pintu dibuka, ia dikejutkan dengan bungkusan kain kuning yang tergeletak di lantai. Di dalamnya, terdapat seorang bayi perempuan dalam kondisi masih hidup.
Kapolsek Balikpapan Selatan, Komisaris Abu Sangit, mengonfirmasi bahwa penemuan tersebut bermula dari kecurigaan saksi terhadap suara tangisan yang terus terdengar dari balik pintu rumahnya.
"Saksi mendengar suara tangisan bayi dari balik pintu rumahnya. Setelah pintu dibuka, ternyata ada seorang bayi perempuan yang dibungkus kain kuning," ujar Abu Sangit, Rabu (22/7).
Melihat kondisi tersebut, pemilik rumah segera memanggil istrinya untuk memberikan pertolongan pertama. Bayi tersebut langsung diselimuti kain tambahan agar suhu tubuhnya tetap hangat. Kejadian ini pun segera memancing perhatian warga sekitar. Laporan kemudian diteruskan kepada ketua RT setempat dan dilaporkan ke Polresta Balikpapan melalui layanan darurat 110.
Personel Polsek Balikpapan Selatan tiba di lokasi sekitar pukul 01.00 Wita untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi. Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Balikpapan juga dikerahkan untuk melakukan olah TKP serta pemeriksaan awal terhadap kondisi fisik bayi.
Pada pukul 01.40, bayi tersebut dievakuasi ke RSUD Beriman Balikpapan guna mendapatkan perawatan medis intensif. Kapolresta Balikpapan, Kombes Jerrold HY Kumontoy, memastikan bahwa saat ini bayi dalam kondisi aman dan ditangani oleh tenaga medis profesional.
"Saat ini bayi sudah berada di RSUD Beriman. Kami terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan instansi terkait untuk memastikan keselamatan serta pemenuhan hak-hak bayi tersebut," tegas Kombes Jerrold.
Penyelidikan awal kepolisian mengarah pada dugaan bahwa bayi tersebut sengaja ditelantarkan. Polisi menduga pelaku sengaja meletakkan bayi tepat di depan pintu rumah warga agar korban segera ditemukan dan mendapatkan pertolongan.
Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Balikpapan bersama Polsek Balikpapan Selatan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Petugas telah memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap identitas orangtua atau pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut. (I-2)

















































