Takeshi Kaneshiro Tinggalkan Gemerlap Dunia Hiburan, Kini Menjalani Hidup sebagai Petani

5 hours ago 2
Takeshi Kaneshiro Tinggalkan Gemerlap Dunia Hiburan, Kini Menjalani Hidup sebagai Petani Takeshi Kaneshiro(Doc Kaneshiro_takeshi)

Takeshi Kaneshiro merupakan aktor berdarah campuran Jepang-Taiwan yang membintangi sejumlah film, seperti The Warlords, Sweet Rain, dan Chungking Express. 

Belakangan, namanya kembali menjadi perbincangan karena kehidupan pribadinya yang kini jauh dari gemerlap industri hiburan. 

Menjalani Hidup Sesuai Pilihan

Menurut laporan VnExpress International, Kaneshiro memilih menjalani kehidupan yang sederhana dan lebih dekat dengan alam. 

Teman dekatnya, penyanyi Taiwan Bobby Chen, mengungkapkan bahwa aktor berusia 52 tahun itu menghabiskan banyak waktunya untuk bertani, berkebun, dan menikmati kehidupan yang tenang di pedesaan. 

"Takeshi telah kembali ke hal-hal yang awalnya ia cintai bertani, merawat bunga, dan menikmati alam," kata Chen.

Ia juga mengaku mengagumi pilihan hidup Kaneshiro yang lebih mengutamakan ketenangan dibanding sorotan dunia hiburan. 

Chen, yang kerap dianggap sebagai mentor oleh Kaneshiro sejak awal kariernya, mengatakan keputusan tersebut bukanlah sesuatu yang mengejutkan. 

Menurutnya, aktor itu memang sejak lama dikenal sebagai pribadi yang mencintai alam, tidak gemar bersosialisasi, dan lebih memilih menjalani aktivitas yang memberinya kebahagiaan. 

Setelah mengurangi aktivitasnya di dunia hiburan, Kaneshiro pun memutuskan kembali menjalani rutinitas sederhana yang sesuai dengan gaya hidup yang selama ini ia dambakan. 

Tujuh Tahun Menghilang dari Sorotan

Laporan Lianhe Zaobao menyebut Takeshi Kaneshiro, yang pernah dijuluki sebagai "Dewa Asia", telah menghilang dari sorotan publik selama sekitar tujuh tahun dan nyaris tidak lagi terlihat di industri hiburan. 

Belakangan, ia dikabarkan menjalani kehidupan yang tenang di Hokkaido, Jepang, dengan menghabiskan waktunya bertani, menanam bunga, dan bercocok tanam sebagai bagian dari keinginannya untuk kembali menyatu dengan alam.

Pembawa acara sekaligus rekan lamanya, Chen Hong, mengaku tidak terkejut dengan pilihan hidup Kaneshiro. Menurutnya, mereka sama-sama pernah berada di bawah manajemen Ge Fuhong, yang dijuluki "Ibu Baptis Variety", sehingga ia memahami karakter sang aktor sejak lama.

"Kami telah bekerja keras sepanjang hidup kami untuk menjadi orang yang bertahan hidup di dunia ini. Selain rasa misi untuk melakukan apa yang seharusnya kami lakukan dan melakukannya dengan baik, hal terpenting adalah mengetahui apa yang kami inginkan dan menemukan orang dan hal-hal yang membuat kami merasa nyaman dan tenang, karena hanya perasaan yang tidak pernah berbohong," ujar Chen Hong.

Meski vakum cukup lama, Kaneshiro masih memiliki proyek film yang dinantikan penggemar. Film Sons of the Neon Night yang proses syutingnya rampung pada 2017 akhirnya dijadwalkan dirilis setelah bertahun-tahun tertunda. Hingga kini, belum ada informasi mengenai proyek akting baru yang akan dibintanginya. 

Keputusannya menjalani hidup sederhana di tengah alam menunjukkan bahwa ketenangan dan kebahagiaan pribadi menjadi prioritasnya saat ini.

Sumber: VnExpress International, Lianhe Zaobao

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |