Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dengan perwakilan E3i ASEAN, Medhat Omran.(Dok.Istimewa)
INVESTOR asal Amerika Serikat, Energy Three International (E3i), berencana menanamkan investasi di sektor pengolahan sampah menjadi bahan bakar (waste to fuel) di kawasan Soloraya. Investasi tersebut diharapkan membantu mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung target Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencapai zero sampah pada 2028.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan proyek tersebut akan difokuskan untuk mengolah timbunan sampah lama yang selama ini belum tertangani di wilayah Soloraya. Fasilitas pengolahan direncanakan dibangun di Kabupaten Boyolali dengan kapasitas sekitar 1.000 ton sampah per hari.
"Investasi ini akan difokuskan untuk mengolah timbunan sampah lama di Soloraya. Kami berharap proyek ini menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan sampah sekaligus mendukung target Jawa Tengah zero sampah pada 2028," kata Ahmad Luthfi.
Selain mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA), proyek tersebut juga diharapkan menghasilkan bahan bakar alternatif dari sampah sehingga memberi nilai tambah bagi pengelolaan limbah.
Perwakilan Energy Three International (E3i) ASEAN, Medhat Omran, mengatakan teknologi yang digunakan mengusung konsep zero emission sehingga ramah lingkungan dan mendukung pengembangan energi hijau.
"Teknologi yang kami gunakan menerapkan konsep zero emission sehingga tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga mendukung pengembangan energi bersih," ujar Medhat Omran.
Menurut dia, pembangunan fasilitas pengolahan sampah tersebut juga diperkirakan mampu menyerap hampir 300 tenaga kerja sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap investasi tersebut dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi sekaligus mempercepat terwujudnya target bebas sampah di Jawa Tengah pada 2028. (E-2)


















































