Spanyo belum Kebobolan di Piala Dunia 2026, Marc Cucurella Optimistis Bisa Juara

2 weeks ago 12
Spanyo belum Kebobolan di Piala Dunia 2026, Marc Cucurella Optimistis Bisa Juara Pemain timnas Spanyol Marc Cucurella (kanan)(AFP/LARS BARON / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

PEMAIN timnas Spanyol, Marc Cucurella, menyatakan optimisme tinggi terhadap peluang timnya menjuarai Piala Dunia 2026. Keyakinan ini muncul setelah La Furia Roja mencatatkan diri sebagai satu-satunya tim yang belum pernah kebobolan hingga memastikan tempat di babak perempat final.

Kepastian langkah Spanyol ke delapan besar didapat setelah mereka menumbangkan Portugal dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 16 besar di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Selasa (7/7).

Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Mikel Merino pada menit-menit akhir pertandingan. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor clean sheet Spanyol menjadi lima pertandingan berturut-turut sepanjang turnamen.

Pertahanan Kolektif Jadi Kunci

"Tim-tim besar dan calon juara adalah mereka yang bertahan dengan sangat baik. Itulah yang sedang kami bangun. Bukan hanya bek dan penjaga gawang, tetapi seluruh tim: bagaimana kami menekan, menutup jalur umpan, dan berkomunikasi," ujar Cucurella sebagaimana dikutip dari laman resmi FIFA.

Cucurella menjadi sosok sentral dalam skema pertahanan pelatih Spanyol. Pemain yang musim depan akan berseragam Real Madrid tersebut selalu tampil sebagai starter dalam lima laga. Tak hanya tangguh di lini belakang, bek sayap kiri ini juga berkontribusi besar dalam penyerangan dengan torehan tiga assist.

Dari lima pertandingan yang telah dilakoni, hanya Tanjung Verde yang gagal dikalahkan Spanyol. Kedua tim bermain imbang tanpa gol pada laga pembuka Grup H. Selebihnya, gawang Spanyol tetap perawan hingga memasuki fase krusial turnamen.

Statistik Spanyol di Piala Dunia 2026:

  • Pertandingan: 5
  • Kebobolan: 0
  • Gol Memasukkan: 5 (Estimasi berdasarkan skor 1-0 dan 0-0)
  • Pencetak Gol Terakhir: Mikel Merino (vs Portugal)

Mengakhiri Kutukan 16 Tahun

Keberhasilan menembus perempat final ini memiliki makna historis bagi Spanyol. Ini merupakan kali pertama mereka kembali ke babak delapan besar setelah menjadi juara dunia 16 tahun silam (2010).

Dalam tiga edisi sebelumnya, Spanyol selalu menemui jalan buntu; gagal di fase grup pada 2014, serta tersingkir di babak 16 besar lewat adu penalti oleh Rusia (2018) dan Maroko (2022).

Gelandang andalan Spanyol, Rodri, menilai pencapaian ini adalah buah dari kedewasaan tim.

"Saya rasa kedewasaan yang ditunjukkan tim hari ini benar-benar luar biasa. Kami mampu membaca jalannya pertandingan dengan sangat baik. Kami terus menguras energi lawan sampai akhirnya menemukan celah," kata Rodri.

Ia juga memuji efektivitas tim dalam memanfaatkan peluang yang minim. "Memang peluang kami tidak banyak, tetapi kami berhasil memanfaatkannya, dan sekali lagi Mikel Merino tampil menentukan," tambahnya.

Tantangan Belgia di Perempat Final

Ujian berat berikutnya telah menanti Spanyol di babak perempat final. Mereka akan ditantang oleh Belgia yang tengah dalam kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 4-1.

Pertandingan perebutan tiket semifinal antara Spanyol melawan Belgia dijadwalkan berlangsung di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, pada Sabtu (11/7) pukul 02.00 WIB. Jika mampu mempertahankan rekor tidak kebobolan, Spanyol diprediksi akan semakin dekat dengan trofi emas Piala Dunia kedua mereka. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |