Kader PSI Kalsel Minta Jokowi Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina(Dok. Istimewa)
RATUSAN kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memadati Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus pelantikan pengurus DPW PSI Kalimantan Selatan dan DPD PSI kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Acara yang berlangsung di Hotel Grand Qin Banjarbaru pada Selasa (7/7) ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep.
Dalam momentum tersebut, Ketua DPW PSI Kalimantan Selatan yang baru dilantik, Mustohir Arifin, menyampaikan aspirasi dari seluruh kader di daerah. Ia secara terbuka meminta Kaesang untuk segera melantik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), sebagai Ketua Dewan Pembina DPP PSI.
"Mas Ketum, kami sepakat seluruh pengurus DPW, DPD, DPC serta seluruh kader PSI se-Kalimantan Selatan meminta Bapak H. Ir. Joko Widodo segera dilantik menjadi Ketua Dewan Pembina DPP PSI. Setuju ya," ujar Mustohir di hadapan para kader.
Menanggapi permintaan tersebut, Kaesang Pangarep memberikan jawaban diplomatis. Ia mengungkapkan bahwa saat ini proses administratif internal masih berjalan, termasuk pelantikan tokoh senior lainnya seperti Rusdi Masse Mappasessu.
"Saya saja belum melantik Pak Rusdi Masse tapi sudah ditanya juga mengenai beliau. Insyaallah bahkan belum dilantik pun, beliau sudah ikut bekerja bersama PSI kemarin," kata Kaesang.
Kaesang juga memberikan angin segar bagi para kader di Kalimantan Selatan. Ia berjanji akan memboyong Jokowi ke Bumi Lambung Mangkurat untuk memberikan suntikan semangat secara langsung kepada kader dan masyarakat dalam menyongsong Pemilu 2029.
"Insyaallah beliau akan datang untuk memberikan semangat memberi kekuatan baru untuk teman-teman di sini semua," tambahnya.
Struktur Baru DPW PSI Kalsel
Selain menjadi ajang penyampaian aspirasi, Rakorwil ini fokus pada penguatan struktur organisasi. Kaesang secara resmi melantik Mustohir Arifin sebagai Ketua DPW PSI Kalimantan Selatan dan Aulia Rachman sebagai Sekretaris DPW.
Prosesi pelantikan ini turut disaksikan oleh jajaran petinggi DPP PSI, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal Andi Saiful Haq dan Bendahara Umum Fenty Noverita. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembekalan strategi pemenangan untuk mempersiapkan mesin partai menghadapi kontestasi politik pada 2029 mendatang. (I-1)

















































