Proyek Illuminate NASA: Fenomena Matahari Robek Ekor Komet Lemmon

2 weeks ago 13
 Fenomena Matahari Robek Ekor Komet Lemmon NASA merilis video Illuminate yang menunjukkan Komet Lemmon (C/2025 A6) kehilangan ekornya.(Dok. Magnific)

NASA merilis episode terbaru dari seri video ilmiah "Illuminate" pada Jumat (23/1/2026), yang mengungkap fenomena langka di ruang angkasa. Dalam video berjudul Sun Rips Comet's Tail in Half, badan antariksa Amerika Serikat tersebut mendokumentasikan momen saat Matahari "merobek" ekor Komet Lemmon (C/2025 A6).

Peristiwa ini terjadi saat Komet Lemmon melintasi wilayah dekat Matahari pada Oktober 2025. Secara bersamaan, Matahari melepaskan coronal mass ejection (CME) atau lontaran massa korona, yakni ledakan besar plasma dan medan magnet yang bergerak cepat ke ruang angkasa.

Data dari misi PUNCH (Polarimeter to Unify the Corona and Heliosphere) milik NASA menunjukkan ekor komet mulai bergoyang tidak stabil sebelum akhirnya terputus. Berdasarkan pengamatan tersebut, robekan pada ekor komet terjadi sebanyak dua kali akibat interaksi langsung dengan aliran plasma Matahari.

Instrumen PUNCH memotret Komet Lemmon dengan interval setiap empat hingga delapan menit selama tiga bulan. Rangkaian pengamatan ini menjadi salah satu dokumentasi paling panjang dan terperinci mengenai interaksi antara komet dengan aktivitas cuaca antariksa.

NASA menjelaskan bahwa fenomena ini bukan sekadar visualisasi estetika, melainkan data penting untuk memahami dampak cuaca antariksa terhadap benda langit. Lontaran massa korona terbukti mampu mengubah struktur fisik komet secara signifikan saat melintasi wilayah aktivitas tinggi Matahari.

Seri "Illuminate" sendiri diproduksi oleh Lacey Young dan Joy Ng melalui NASA's Goddard Space Flight Center. Program ini bertujuan menyajikan visualisasi ilmiah yang mudah dipahami masyarakat tanpa mengurangi akurasi data hasil observasi tata surya.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |