Project Fantasy IO Interactive Berlanjut tanpa Pendanaan Xbox

2 weeks ago 12
Project Fantasy IO Interactive Berlanjut tanpa Pendanaan Xbox IO Interactive resmi mengambil alih penuh Project Fantasy setelah Xbox.(Dok. Gamebrott)

INDUSTRI game kembali dikejutkan dengan perubahan peta kerja sama antara pengembang besar dan pemegang platform. IO Interactive, studio di balik kesuksesan seri Hitman, baru saja mengonfirmasi masa depan proyek ambisius mereka, Project Fantasy. Meski kemitraan pendanaan dengan Xbox resmi berakhir, studio asal Denmark ini menegaskan bahwa pengembangan gim tersebut tidak akan berhenti.

Langkah ini menandai babak baru bagi IO Interactive dalam mempertahankan statusnya sebagai salah satu pengembang AAA independen yang paling disegani. Berikut adalah detail lengkap mengenai perubahan status Project Fantasy dan dampaknya terhadap struktur internal studio.

Kemandirian Penuh dan Kepemilikan IP

Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa (8/7/2026), IO Interactive mengumumkan telah mengambil alih kepemilikan penuh atas Project Fantasy beserta seluruh Kekayaan Intelektual (IP) yang menyertainya. Sebelumnya, proyek ini diketahui mendapatkan dukungan pendanaan eksternal dari Xbox (Microsoft).

"Setelah berakhirnya kemitraan pendanaan eksternal untuk Project Fantasy, IOI telah mendapatkan kembali kepemilikan penuh atas proyek dan IP kami. Kami akan terus mengembangkan dan mendanainya secara independen bersama proyek-proyek lainnya," tulis pihak studio dalam keterangan resminya.

Dengan berakhirnya kerja sama ini, Project Fantasy dipastikan tidak lagi terikat pada rencana eksklusivitas Xbox. Hal ini membuka peluang bagi IO Interactive untuk merilis gim tersebut di berbagai platform (multiplatform) di masa depan, meskipun hingga saat ini daftar platform resmi belum diperbarui kembali.

Restrukturisasi dan Penutupan Studio Istanbul

Keputusan untuk mendanai proyek AAA secara mandiri membawa konsekuensi besar pada struktur organisasi perusahaan. IO Interactive mengungkapkan adanya perubahan strategi internal guna menjaga keberlangsungan studio dalam jangka panjang. Fokus utama perusahaan kini dialihkan sepenuhnya pada proyek inti internal, yang berujung pada pengurangan skala operasional di sektor lain.

Dampak paling signifikan dari efisiensi ini adalah penutupan studio IO Interactive di Istanbul. Selain itu, sejumlah karyawan juga terdampak proses pemutusan hubungan kerja (PHK). Pihak manajemen menyatakan bahwa ini adalah keputusan sulit namun krusial untuk memastikan masa depan IOI sebagai penerbit independen.

Aspek Status Terbaru
Status Proyek Berlanjut (Mandiri)
Pendanaan Internal IO Interactive (Eks-Xbox)
Kepemilikan IP 100% Milik IO Interactive
Dampak Internal Penutupan Studio Istanbul & PHK

Mengenal Project Fantasy

Project Fantasy pertama kali terendus publik sekitar tiga tahun lalu melalui dokumen persidangan antara Microsoft dan FTC terkait akuisisi Activision Blizzard. Dalam dokumen tersebut, gim ini dideskripsikan sebagai proyek ambisius bergenre shooter-RPG yang awalnya direncanakan untuk PC dan Xbox Series X/S.

Meskipun detail gameplay masih sangat minim, IO Interactive menekankan bahwa gim ini adalah "dunia baru" yang ingin mereka bangun sesuai dengan visi kreatif orisinal mereka tanpa campur tangan pihak eksternal. Keberhasilan seri Hitman (World of Assassination) menjadi modal kepercayaan diri bagi studio untuk mengelola proyek berskala besar ini sendirian.

Langkah IO Interactive ini mencerminkan tren di industri gim di mana studio besar berusaha melepaskan diri dari ketergantungan pada pemegang platform untuk menjaga kontrol kreatif penuh, meski harus menghadapi risiko finansial yang lebih tinggi.

Kesimpulan dan Harapan Penggemar

Hingga saat ini, IO Interactive belum memberikan jendela rilis maupun cuplikan gameplay terbaru. Fokus perusahaan saat ini adalah membantu staf yang terdampak penutupan studio Istanbul untuk mendapatkan peluang baru, sembari menstabilkan alur kerja pengembangan Project Fantasy.

Bagi para penggemar, kabar ini memberikan kepastian bahwa proyek tersebut tidak dibatalkan. Namun, dengan transisi pendanaan ke model mandiri, pengembangan mungkin akan memakan waktu lebih lama demi memastikan kualitas gim tetap berada di standar AAA yang diharapkan dari pencipta Agen 47 tersebut. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |