ilustrasi(Antara)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Tengah pada Rabu (8/7). Meskipun sebagian besar wilayah masih berada dalam musim kemarau, hujan dengan intensitas ringan diprediksi akan mengguyur tujuh daerah, terutama di kawasan Pantai Utara (Pantura).
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Rany Puspita, menjelaskan bahwa kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari umumnya cerah dan cerah berawan. Namun, memasuki sore hingga awal malam, peluang hujan ringan muncul di beberapa titik.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
Berdasarkan data BMKG, berikut adalah tujuh daerah yang berpeluang mengalami hujan ringan pada sore hingga awal malam:
- Blora
- Rembang
- Pati
- Kendal
- Batang
- Kajen
- Pekalongan
Rany menambahkan bahwa hujan ini tidak mempengaruhi kondisi kemarau yang sedang berlangsung. Suhu udara di wilayah tersebut justru diprediksi akan terasa lebih hangat atau gerah. Secara umum, suhu udara di Jawa Tengah berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celcius dengan kelembapan udara 45-95 persen. Angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 5-30 kilometer per jam.
Peringatan Gelombang Tinggi dan Rob
Selain kondisi cuaca di daratan, BMKG juga memberikan peringatan serius terkait kondisi perairan. Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Sediyanto, meminta masyarakat mewaspadai gelombang tinggi yang mencapai 0,5 hingga 2,5 meter.
| Perairan Selatan | 1,25 - 2,5 Meter | Risiko tinggi bagi pelayaran & wisatawan pesisir. |
| Perairan Utara | Hingga 1,25 Meter | Waspada di kawasan Karimunjawa. |
Sediyanto menekankan bahwa gelombang tinggi di perairan selatan sangat berisiko bagi aktivitas pelayaran dan wisatawan di pesisir pantai. Kecepatan angin di atas 15 knot menjadi faktor pemicu utama yang harus diwaspadai.
Terkait fenomena air laut pasang (rob), BMKG mencatat adanya penurunan tren. Ketinggian maksimum rob diprediksi mencapai 0,8 meter yang terjadi pada pukul 11.00 hingga 16.00 WIB. Meski menurun, banjir pesisir di sejumlah daerah Pantura dilaporkan belum sepenuhnya surut, sehingga warga diimbau tetap siaga.
Nelayan dan operator kapal diharapkan memperhatikan kecepatan angin dan ketinggian gelombang sebelum melaut. Wisatawan di pantai selatan Jawa Tengah diimbau tidak berenang atau beraktivitas terlalu dekat dengan bibir pantai. (E-3)

















































