Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bruno Fernandes Tetap Optimistis

2 weeks ago 14
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bruno Fernandes Tetap Optimistis Gelandang timnas Portugal Bruno Fernandes(AFP/PAUL ELLIS )

PEMAIN timnas Portugal, Bruno Fernandes, menegaskan bahwa negaranya tidak boleh kehilangan keyakinan untuk menjadi juara dunia di masa depan. Pernyataan ini muncul setelah Selecao das Quinas dipaksa angkat koper lebih awal usai dikalahkan timnas Spanyol dengan skor tipis 0-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Selasa (7/7).

Kegagalan ini memperpanjang catatan buruk Portugal yang belum mampu mengangkat trofi Piala Dunia dari sembilan edisi yang telah mereka ikuti. Hingga saat ini, pencapaian terbaik Portugal tetaplah menempati posisi ketiga pada debut mereka di tahun 1966.

"Tentu kami sedih. Kami datang ke sini dengan satu tujuan, yaitu menjadi juara dunia. Tidak mungkin kami merasa puas setelah gagal mencapainya. Saya tetap yakin tim ini punya kualitas untuk menjuarai turnamen, tetapi kami tidak boleh kehilangan keyakinan," ujar Fernandes sebagaimana dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu (8/7).

Skuad Bintang yang Kandas

Portugal sebenarnya datang ke Amerika Utara dengan ekspektasi tinggi. Mereka membawa salah satu skuad terbaik dalam sejarah, yang dipimpin oleh kapten veteran Cristiano Ronaldo. Tim ini diperkuat sederet pemain bintang yang merumput di klub-klub top Eropa seperti Nuno Mendes, Joao Neves, Vitinha, Ruben Dias, hingga Bernardo Silva.

Bek tengah Ruben Dias mengakui kekecewaannya atas hasil kontra Spanyol. Menurutnya, Portugal telah memberikan perlawanan maksimal dalam laga yang berjalan sangat sengit tersebut.

"Kami sudah memberikan segalanya, tetapi itu belum cukup. Ini salah satu pertandingan paling ketat melawan Spanyol sejak saya bergabung di tim nasional. Kami memiliki beberapa peluang, tetapi gagal mencetak gol. Sayangnya keberuntungan tidak berpihak kepada kami," kata Dias.

Akhir Era Cristiano Ronaldo

Laga di Dallas tersebut juga menjadi momen emosional karena menandai akhir perjalanan Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia. Pemain berusia 41 tahun itu sebelumnya telah mengumumkan bahwa edisi keenamnya ini akan menjadi yang terakhir.

Ronaldo menutup karier Piala Dunianya dengan catatan impresif, yakni mencetak tiga gol di edisi 2026. Hal ini mengukuhkan posisinya sebagai pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang sejarah di ajang tersebut, sekaligus menjadi pemain pertama di dunia yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia yang berbeda.

"Begitulah hidup seorang pesepak bola. Kadang menang, kadang kalah. Ini memang Piala Dunia terakhir saya. Sekarang saya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga sebelum mengambil keputusan apa pun," ucap Ronaldo, yang telah mempersembahkan trofi Piala Eropa 2016 serta Nations League 2019 dan 2025 bagi negaranya.

Menatap Piala Dunia 2030

Meski tersingkir, masa depan sepak bola Portugal tetap terlihat cerah. Dengan status sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030, Portugal kini mulai fokus membangun generasi terbaik untuk bisa menjadi juara di rumah sendiri.

Banyak pemain inti dari skuad 2026 diperkirakan masih akan berada di masa keemasan mereka empat tahun lagi. Selain itu, hadirnya generasi muda berbakat yang baru saja menjuarai Piala Dunia U-17 2025 menjadi modal berharga bagi Portugal untuk kembali bersaing di level tertinggi dunia. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |