Polisi Amankan Rumah Warga yang Mengungsi akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin

2 weeks ago 22
Polisi Amankan Rumah Warga yang Mengungsi akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Sejumlah warga beraktivitas di pengungsian di Kantor Desa Tanjakan Mekar, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, yang terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin.(Dok. Antara)

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Banten memberikan pengamanan ketat terhadap area permukiman di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Langkah ini diambil untuk melindungi rumah-rumah yang ditinggalkan penghuninya mengungsi akibat dampak kebakaran TPA Jatiwaringin yang kian pekat asapnya.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan petugas dari jajaran Polresta Tangerang untuk mengawasi tempat tinggal warga. Berdasarkan data kepolisian, saat ini terdapat 192 orang yang berada di posko pengungsian TPA Jatiwaringin.

"Semua fasilitas, termasuk tempat tidur di pengungsian, sudah disiapkan. Untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama rumah ditinggalkan, kami mengintensifkan patroli di kawasan permukiman," ujar Hengki di Tangerang, Rabu (8/7).

Patroli Intensif dan Penyekatan Wilayah

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Indra Waspada menjelaskan bahwa patroli dilakukan secara rayon dengan melibatkan personel gabungan dari sejumlah Polsek. Fokus pengawasan dilakukan terutama pada malam hari, saat konsentrasi asap biasanya meningkat mengikuti arah embusan angin.

Selain menjaga rumah warga, polisi juga menjalankan tugas di pos pengungsian dan mendirikan tujuh titik penyekatan di sekitar lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin. Penyekatan ini bertujuan membatasi akses masyarakat umum guna memperlancar mobilitas petugas pemadam.

"Hanya petugas yang terlibat dalam operasi pemadaman, seperti personel pemadam kebakaran, Manggala Agni, BNPB, TNI, Polri, tenaga medis, dan instansi terkait yang diperbolehkan melintas," tegas Indra.

Penyisiran Menggunakan Motor Trail

Guna menjangkau area yang sulit, Polresta Tangerang mengerahkan sekitar 25 personel Sat Samapta setiap harinya. Petugas melakukan penyisiran di area kebakaran menggunakan motor trail untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Kebakaran di TPA Jatiwaringin sendiri telah berlangsung sejak Selasa (30/6). Hingga kini, operasi pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan dukungan alat berat, helikopter water bombing, serta personel Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan. (Ant/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |