Petinju Oleksandr Usyk.( Instagram Oleksandr Usyk @usykaa)
MANTAN juara dunia sejati kelas berat, Oleksandr Usyk, dilaporkan tengah memasuki babak negosiasi lanjutan untuk menggelar laga perpisahan yang spektakuler. Petinju asal Ukraina tersebut dibidik untuk menghadapi mantan pemegang sabuk WBC, Deontay Wilder, dalam sebuah pertarungan yang direncanakan berlangsung di Amerika Serikat pada akhir tahun ini.
Kabar mengenai pertemuan dua raksasa kelas berat ini pertama kali dihembuskan oleh The Ring. Berdasarkan laporan yang dipantau di Jakarta pada Rabu (8/7), kedua belah pihak disebut-sebut sedang dalam pembicaraan serius untuk mewujudkan duel tersebut.
Langkah Usyk untuk mencari lawan baru ini menyusul keputusan mengejutkannya pada akhir Juni lalu. Petinju berusia 39 tahun itu memilih untuk melepaskan seluruh gelar juara dunianya, mulai dari sabuk WBO, WBC, WBA, hingga IBF. Keputusan ini diambil setelah ia berhasil menyatukan seluruh gelar dan menjadi juara tak terbantahkan (undisputed) di kelas berat.
Meski telah menanggalkan status juaranya, Usyk menegaskan bahwa ia belum benar-benar selesai. Petinju dengan rekor impresif 25 kemenangan tanpa kekalahan (16 KO) ini menyatakan masih memiliki satu ambisi terakhir sebelum resmi menggantung sarung tinju.
Sebelum nama Deontay Wilder mencuat, Usyk sempat dikaitkan dengan beberapa skenario besar lainnya. Ia sempat mengisyaratkan ketertarikan melawan pemenang duel Daniel Dubois vs Fabio Wardley demi kembali merebut status juara sejati, atau melakoni laga trilogi melawan rival bebuyutannya, Tyson Fury.
Menolak Rematch Kontroversial demi Panggung Amerika
Selain nama-nama di atas, muncul pula spekulasi mengenai pertandingan ulang melawan Rico Verhoeven. Hal ini dipicu oleh kontroversi penghentian laga mereka di Mesir pada 23 Mei lalu, di mana wasit Mark Lyson menghentikan pertarungan saat ronde ke-11 hanya menyisakan satu detik.
Namun, Usyk dilaporkan tidak tertarik mengambil jalur tersebut. Fokus utamanya saat ini adalah menggelar acara besar di Amerika Serikat, sebuah panggung yang ia rasa belum ia maksimalkan sepanjang karier gemilangnya. Selain Wilder, nama legenda MMA Jon Jones sempat muncul dalam bursa calon lawan, namun "The Bronze Bomber" kini menjadi kandidat terkuat.
Daya Tarik Deontay Wilder
Deontay Wilder sendiri baru saja kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Derek Chisora lewat keputusan juri (split decision) di London pada 4 April lalu. Itu merupakan penampilan perdana Wilder sejak Juni tahun sebelumnya.
Meskipun kini telah menginjak usia 40 tahun, petinju asal Tuscaloosa, Alabama, itu dinilai masih memiliki daya tarik komersial yang sangat besar di pasar Amerika Serikat. Dengan rekor 45 kemenangan (43 KO), kekuatan pukulan Wilder dianggap sebagai ujian terakhir yang sempurna bagi Usyk sebelum mengakhiri perjalanannya di dunia tinju profesional. (Ant/I-1)
Statistik Kunci:
- Oleksandr Usyk: 25 Menang (16 KO), 0 Kalah. Mantan Juara Sejati Kelas Berat.
- Deontay Wilder: 45 Menang (43 KO), 4 Kalah, 1 Imbang. Mantan Juara Dunia WBC.

















































