Nutrisi dan Stimulasi Jadi Kunci Utama Tumbuh Kembang Anak

3 hours ago 2

DOKTER Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Rini Sekartini mengingatkan pentingnya orang tua memperhatikan nutrisi dan stimulasi demi tumbuh kembang anak. "Soal nutrisi, harus perhatikan pemberian asupan terbaik," katanya pada peluncuran AceKids 7 Juni 2026 di Jakarta.

Ia mengatakan bahwa di Indonesia ada tiga masalah nutrisi. Pertama adalah nutrisi kurang seperti stunting, wasting, dan juga underweight. Ada pula masalah kategori nutrisi berlebih seperti overweight dan obesitas. Jenis masalah terakhir adalah defisiensi zat mikro seperti anemia, defisiensi Fe, defisiensi zat besi, defisiensi vitamin A, vitamin D, serta vitamin B12.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dalam hal stunting dan wasting, Rini mengingatkan para orang tua untuk menambah asupan bergizi pada anak. Salah satu tambahan protein yang bisa menjadi pilihan adalah susu. "Peran susu penting dalam tumbuh kembang anak. Ada kalsium protein karbohidrat," katanya.

Susu juga bisa menjadi cara agar anak menabung kalsium. Ia pun mengingatkan agar susu dikonsumsi bisa sejak bayi hingga remaja. Hal ini bisa menjadi periode terbaik untuk investasi tulang. "Proses pembentukan masssa tulang berlansgung sangat aktif selama masa pertumbuhan," katanya.

Susu dinilainya bahan pangan yang mudah diterima anak. Selain membantu pembentukan jaringan dan otot, protein juga berperan dalam menyediakan energi serta mendukung sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, sumber protein sebaiknya diperoleh dari berbagai jenis makanan, termasuk susu.

Selain nutrisi yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh, Rini juga mengingatkan agar orang tua memberikan stimulasi yang konsisten sejak usia dini kepada buah hati. Harapannya agar perkembangan otak dan kemampuan anak dapat berlangsung optimal. Stimulasi tersebut dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas yang melibatkan pancaindra anak, mulai dari interaksi visual, pendengaran, sentuhan, hingga aktivitas fisik yang membantu perkembangan keseimbangan dan koordinasi tubuh. "Dengan stimulasi yang tepat, kemampuan berbicara, berjalan, bersosialisasi, serta kemandirian anak dapat berkembang lebih baik," katanya.

Rini juga mengingatkan tentang pentingnya membatasi konsumsi gula berlebih pada anak. Masalah berat badan berlebih atau obesitas anak masih dialami orang Indonesia. Salah satu yang mengakibatkan kondisi itu adalah pola makan tinggi gula pada anak usia dini. Makanan tinggi gula juga berpotensi memberikan dampak terhadap perkembangan kognitif dan kemampuan belajar. “Makanan dan minuman yang tinggi gula dapat mempengaruhi fungsi otak, memori, kemampuan belajar, dan perilaku anak,” ujarnya.

Dia menyarankan orang tua menerapkan pola makan seimbang yang mencakup asupan protein, vitamin, mineral, serta sumber kalsium yang memadai. Dengan kombinasi nutrisi yang baik dan stimulasi yang tepat, proses tumbuh kembang anak dapat berlangsung lebih optimal hingga memasuki masa remaja.

Orang tua juga perlu untuk membaca komposisi produk susu formula anak mereka secara teliti. Pada seribu hari pertama kehidupan, orang tua harus memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal melalui pemberian nutrisi dan stimulasi yang tepat. "Keluarga, terutama orang tua, memiliki peran utama untuk lebih cermat membaca komposisi dan memberikan kualitas nutrisi terbaik bagi anak," katanya.

Gula berlebih juga bisa meningkatkan kerusakan pada gigi anak seperti gigi berlubang. Ia berharap para orang tua bisa lebih teliti membeli produk.

Melihat kebutuhan itu, Pendiri dan CEO FEIHE International Leng Youbin merilis AceKids.  Ia pun setuju agar para orang tua ikut memantau komposisi makanan anak. “Ini bentuk transparansi komposisi, sumber bahan baku, dan edukasi yang bertanggung jawab bagi keluarga Indonesia,” ujar Leng Youbin.

Adapun metode transparansi itu memiliki tiga pendekatan utama. Pertama, produk itu menggunakan natural whole milk atau susu segar sebagai bahan dasar utama yang berasal dari sumber yang dapat ditelusuri. Kedua, kualitas bahan baku tetap terjaga hingga ke tangan konsumen berkat penggunaan sistem pemrosesan one-step fresh. Ketiga, guna membantu orang tua memberikan asupan yang lebih seimbang dengan komposisi sederhana, AceKids diformulasikan tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, maupun perisa sintetik.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |