NASA Rilis Citra Terbaru Centaurus A, James Webb Tampilkan Struktur Galaksi yang Belum Pernah Terlihat (Dok.NASA Science)
TELESKOP angkasa James Webb Space Telescope (JWST) telah merilis visual Galaksi Centaurus A, memperlihatkan sisi galaksi dengan detail yang belum pernah terlihat sebelumnya. Dilansir dari NASA Science, Rabu (8/7), dengan kemampuan observasi inframerah para astronom kini dapat mengamati struktur yang selama puluhan tahun tersembunyi di balik lapisan debu kosmik tebal.
Centaurus A merupakan salah satu galaksi aktif yang dekat dengan Bumi, dengan jarak sekitar 11 juta tahun cahaya. Lebih dari dua abad, galaksi Centaurus A menjadi objek penelitian karena bentuknya yang tidak lazim. Berbeda dengan galaksi elips pada umumnya, Centaurus A memiliki pita debu gelap yang membelah bagian tengahnya.
Para ilmuwan meyakini bentuk tersebut merupakan sisa dari tabrakan besar antara galaksi elips dan galaksi spiral yang terjadi sekitar 2 miliar tahun lalu. Peristiwa itu tidak hanya mengubah bentuk galaksi, tetapi juga memicu pembentukan bintang baru yang masih berlangsung hingga sekarang.
Pengamatan baru lainnya menjelaskan jika James Webb menggunakan dua instrumen utamanya, yaitu Near-Infrared Camera (NIRCam) dan Mid-Infrared Instrument (MIRI). Kedua instrumen tersebut memberikan peluang kepada teleskop untuk dapat menangkap cahaya inframerah yang mampu menembus awan debu, sesuatu yang sulit dilakukan oleh teleskop optik seperti Hubble.
Hasilnya ialah citra beresolusi tinggi yang memperlihatkan jutaan bintang, filamen debu, hingga struktur kompleks di sekitar inti galaksi dengan tingkat ketelitian yang belum pernah dicapai sebelumnya.
Salah satu temuan paling menarik dalam citra tersebut yakni munculnya struktur bercahaya menyerupai huruf "S" yang membentang di sekitar pusat galaksi. Menurut NASA, bentuk ini baru terlihat jelas melalui pengamatan inframerah Webb.
Para astronom menduga struktur tersebut berkaitan dengan aktivitas lubang hitam supermasif di pusat Centaurus A atau merupakan dampak dari tabrakan antargalaksi. Lubang hitam supermasif milik Centaurus akan terus menyerap gas dan debu di sekitarnya, Material yang jatuh ke arah lubang hitam menghasilkan energi dan memancarkan jet partikel berkecepatan tinggi .
James Webb juga memperlihatkan bagaimana sisa-sisa tabrakan kosmik masih membentuk struktur Centaurus A hingga saat ini. Lapisan debunya dipenuhi gumpalan material padat, awan gas, dan wilayah pembentukan bintang baru.
Detail tersebut memperlihatkan bahwa proses evolusi galaksi berlangsung dalam rentang waktu yang sangat panjang dan meninggalkan jejak yang masih dapat diamati miliaran tahun kemudian. Jika teleskop generasi sebelumnya hanya mampu memperlihatkan bentuk umum Centaurus A, James Webb berhasil menampilkan rincian struktur internal yang sebelumnya tertutup debu kosmik. (H-4)

















































