Melaju ke Semifinal Wimbledon, Arthur Fery Cetak Sejarah

2 weeks ago 21
Melaju ke Semifinal Wimbledon, Arthur Fery Cetak Sejarah Petenis Inggris Arthur Fery(AFP/HENRY NICHOLLS )

PETENIS kualifikasi tuan rumah, Arthur Fery, terus mengukir kisah sensasional di Kejuaraan Wimbledon 2026. Menghadapi petenis peringkat 10 besar dunia, Flavio Cobolli, di babak perempat final pada Rabu (8/7), Fery sukses mengamankan kemenangan telak tiga set langsung 6-4, 7-6 (4), dan 6-0.

Kemenangan di Centre Court ini memastikan langkah Fery ke semifinal Grand Slam untuk pertama kalinya dalam kariernya. Hasil ini tergolong luar biasa mengingat petenis berusia 23 tahun tersebut memulai turnamen dari babak kualifikasi dan hanya mengantongi enam kemenangan di level tur sebelum tiba di London.

"Rasanya semakin baik di setiap pertandingan. Saya benar-benar tidak percaya. Luar biasa bisa bermain di Centre Court untuk kedua kalinya dan meraih kemenangan kedua," ujar Fery sebagaimana dikutip dari ATP.

Jalannya Pertandingan

Fery menunjukkan ketenangan luar biasa meski menghadapi lawan yang lebih diunggulkan. Pada set pertama, ia berhasil melakukan break krusial pada gim ke-10 untuk unggul 6-4. Memasuki set kedua, tantangan sempat datang saat ia tertinggal 0-2 di awal laga.

Namun, Fery mampu bangkit dan memaksakan tie-break. Melalui serangkaian reli panjang yang sengit, ia berhasil merebut set kedua.

Momentum ini menjadi titik balik total; pada set ketiga, Fery tampil dominan dari baseline dan tidak memberikan ruang bagi Cobolli untuk berkembang. Ia mengonversi tiga dari tujuh peluang break point di set penentuan untuk menutup laga dalam waktu 2 jam 14 menit.

Statistik Pertandingan: Perempat Final Wimbledon 2026

Detail Arthur Fery (GBR) Flavio Cobolli (ITA)
Skor Akhir 6-4, 7-6(4), 6-0 -
Durasi 2 Jam 14 Menit -
Break Point Konversi 3 dari 7 (Set 3) -
Peringkat ATP 114 Top 10

Rekor dan Sejarah Baru

Kemenangan ini merupakan pengulangan hasil Australia Terbuka 2026 awal musim ini, ketika Fery juga berhasil menumbangkan Cobolli. Fery mengakui bahwa kemenangan sebelumnya memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar.

"Meskipun ini pertama kalinya saya bermain di perempat final, sementara dia sudah pernah mencapai fase itu di Grand Slam, kemenangan sebelumnya memberi saya keyakinan. Saya sangat gugup sebelum pertandingan, tetapi saya terus berjuang hingga garis akhir," tambahnya.

Keberhasilan ini menempatkan Fery dalam buku sejarah tenis. Menempati peringkat 114 dunia, ia menjadi semifinalis tunggal putra dengan peringkat terendah di Wimbledon sejak Goran Ivanisevic (peringkat 125) menjuarai turnamen ini pada 2001.

Selain itu, Arthur Fery kini sejajar dengan deretan legenda tenis Britania Raya. Ia menjadi petenis putra Inggris kelima di era Open yang mampu mencapai semifinal Wimbledon, mengikuti jejak Roger Taylor, Tim Henman, Andy Murray, dan Cameron Norrie. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |