Liam Gallagher Janji Nyanyikan “Wonderwall” Jika Inggris Tembus Final Piala Dunia 2026

2 weeks ago 14
Liam Gallagher Janji Nyanyikan “Wonderwall” Jika Inggris Tembus Final Piala Dunia 2026 Liam Gallagher(Oli SCARFF / AFP)

VOKALIS legendaris Oasis, Liam Gallagher, membuat para pendukung tim nasional Inggris semakin antusias setelah menyatakan kesiapannya tampil membawakan lagu ikonik “Wonderwall” jika Tim nasional sepak bola Inggris berhasil mencapai final Piala Dunia 2026.

Lagu “Wonderwall” yang dirilis Oasis pada 1995 memang telah menjadi lagu tidak resmi yang mengiringi perjalanan Inggris sepanjang turnamen. Nyanyian para suporter yang membawakan lagu tersebut kerap terdengar setelah pertandingan, membuat anthem Britpop itu semakin melekat dengan perjuangan skuad berjuluk Three Lions.

Liam Gallagher Beri Sinyal Siap Tampil di Final

Liam Gallagher memberikan respons tersebut setelah Inggris meraih kemenangan dramatis atas Meksiko. Melalui akun media sosialnya, mantan vokalis Oasis itu ikut memberikan dukungan kepada tim asuhan pelatih Thomas Tuchel.

Ia menulis pesan yang memuji semangat para pemain dan suporter Inggris yang terus menyanyikan “Wonderwall”.

"Kerja keras, menyanyikan Harry Kane, ayo Inggris, ayo Wonderwall," tulis Gallagher.

Unggahan tersebut langsung mendapat banyak respons dari penggemar. Salah seorang pendukung kemudian meminta Gallagher untuk tampil langsung di lapangan jika Inggris berhasil mencapai pertandingan final.

“Jika kita benar-benar mencapai final, kamu wajib terbang ke sana dan menyanyikan Wonderwall secara langsung di lapangan,” tulis seorang penggemar.

Gallagher kemudian memberikan jawaban singkat namun penuh antusias.

“Kita lihat saja, saya siap,” balasnya.

Pernyataan tersebut langsung memicu spekulasi dan harapan baru di kalangan suporter Inggris yang membayangkan penampilan Gallagher di panggung terbesar sepak bola dunia.

Inggris Lolos Setelah Drama Melawan Meksiko

Antusiasme terhadap “Wonderwall” muncul setelah Inggris melewati pertandingan sulit melawan Meksiko. Dalam laga tersebut, Inggris harus berjuang keras sebelum memastikan kemenangan 3-2.

Inggris sempat unggul berkat dua gol dari Jude Bellingham pada babak pertama. Namun, pertandingan berubah menjadi lebih sulit setelah Meksiko memperkecil ketertinggalan melalui Julián Quiñones.

Situasi semakin menekan ketika Jarell Quansah mendapat kartu merah sehingga Inggris harus bermain dengan 10 pemain.

Kapten Inggris, Harry Kane, kemudian mencetak gol melalui penalti untuk memperbesar keunggulan. Meski Meksiko kembali mencetak gol lewat penalti Raúl Jiménez, Inggris mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan tersebut membuat Inggris melaju ke babak berikutnya dan menjaga peluang mereka untuk meraih gelar juara dunia.

Harry Kane Kehilangan Suara Usai Selebrasi

Usai pertandingan, Harry Kane mengaku mengalami masalah suara akibat atmosfer pertandingan dan perayaan kemenangan bersama para pemain serta suporter.

Dalam wawancara setelah laga, Kane tampak kesulitan berbicara karena suaranya menjadi serak.

"Situasinya, tim, semuanya melawan kami, tetapi kami menemukan cara untuk menang. Dukungan luar biasa. Saya sampai tidak bisa bicara," ujar Kane.

Momen tersebut semakin membuat para penggemar Inggris berharap dapat melihat Kane mengangkat trofi Piala Dunia sekaligus menyaksikan Liam Gallagher membawakan “Wonderwall” secara langsung di final.

Tuchel Puji Mentalitas Tim Inggris

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, memuji mentalitas para pemainnya setelah mampu bertahan dalam tekanan besar melawan Meksiko.

Menurut Tuchel, kemenangan tersebut menunjukkan karakter dan daya juang skuad Inggris, terutama ketika harus bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.

Inggris kini akan menghadapi tantangan berikutnya melawan Norwegia yang diperkuat bintang utama mereka, Erling Haaland.

Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa menuju final, harapan suporter Inggris semakin besar. Jika Three Lions berhasil mencapai partai puncak, janji Liam Gallagher untuk menyanyikan “Wonderwall” bisa menjadi salah satu momen paling ikonik dalam perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026. (Z-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |