Kuliner Viral Ramaikan Summer Food Market, UMKM Bidik Pasar Lebih Luas

3 hours ago 1
Kuliner Viral Ramaikan Summer Food Market, UMKM Bidik Pasar Lebih Luas Summer Food Market digelar di Piazza Ground Floor Gandaria City, Jakarta, pada 5–16 Agustus 2026. Festival ini menghadirkan 37 tenant kuliner yang mayoritas merupakan pelaku UMKM dengan beragam makanan dan minuman yang tengah diminati masyarakat.(Dok. PT Saptawira Promotama Indonesia)

FESTIVAL kuliner semakin menjadi sarana bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat. Di tengah tingginya minat terhadap kuliner yang viral di media sosial, ajang semacam ini dinilai mampu menjembatani kebutuhan konsumen dengan peluang pengembangan usaha lokal.

Semangat tersebut dihadirkan dalam Summer Food Market yang berlangsung di Piazza Ground Floor Gandaria City, Jakarta, pada 5–16 Agustus 2026. Festival ini menghadirkan 37 tenant kuliner yang mayoritas merupakan pelaku UMKM dengan beragam makanan dan minuman yang tengah diminati masyarakat.

Chief Operation Officer PT Saptawira Promotama Indonesia, Arief Hidayat Djauhari, mengatakan pemilihan tenant dilakukan dengan menghadirkan berbagai kuliner yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial agar mampu menarik minat pengunjung, khususnya kalangan muda.

"Market ini menghadirkan makanan-makanan yang sedang viral. Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki wadah untuk menikmati berbagai kuliner yang selama ini ramai diperbincangkan," ujar Arief dikutip dari siaran pers yang diterima, Kamis (6/8).

Festival tersebut menghadirkan beragam produk kuliner yang tengah menjadi tren, mulai dari aneka olahan cokelat, es kimo, hingga berbagai makanan dan minuman viral lainnya.

Menurut Arief, penyelenggaraan Summer Food Market tidak hanya bertujuan menghadirkan pengalaman berburu kuliner, tetapi juga memberikan kesempatan kepada UMKM untuk memasarkan produknya di pusat perbelanjaan yang memiliki tingkat kunjungan tinggi.

"Kebanyakan tenant yang ikut berasal dari UMKM. Kami ingin membantu mereka dengan menyediakan wadah untuk tampil di mal. Dengan begitu, mereka memiliki kesempatan menjangkau lebih banyak konsumen tanpa harus mengeluarkan investasi besar di awal," katanya.

Untuk mendukung pelaku usaha, penyelenggara menerapkan skema bagi hasil sehingga tenant tidak dibebani biaya sewa gerai di muka. Model tersebut diharapkan dapat membantu UMKM mengembangkan usaha tanpa tekanan biaya operasional yang besar pada tahap awal.

Penyelenggaraan festival tahun ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Melalui kolaborasi tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai program promosi, mulai dari hadiah bagi pembukaan rekening baru hingga potongan harga pembelian makanan melalui transaksi menggunakan layanan pembayaran BNI pada periode tertentu.

Selain menyuguhkan aneka kuliner, Summer Food Market turut menghadirkan hiburan musik setiap akhir pekan. Pada pekan pertama, pengunjung akan dihibur penampilan Husen Alatas dan Nanda Prima, sedangkan pekan berikutnya menghadirkan Maluku Cendol dan Enno.

Arief menargetkan festival tersebut mampu menarik sekitar 5.000 pengunjung setiap hari. Dengan durasi penyelenggaraan selama 12 hari, jumlah kunjungan diproyeksikan mencapai sekitar 60.000 orang.

Ia berharap penyelenggaraan perdana Summer Food Market di Gandaria City dapat menjadi awal bagi festival tersebut untuk berkembang menjadi agenda rutin, sebagaimana kegiatan serupa yang sebelumnya telah beberapa kali digelar di Blok M Square.

"Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi event reguler. Kalau penyelenggaraan perdana di Gandaria City ini mendapat respons yang baik, kami ingin menjadikannya sebagai salah satu destinasi kuliner yang rutin dikunjungi masyarakat, seperti yang telah kami lakukan di Blok M Square," pungkasnya. (E-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |