PENYANYI Keisya Levronka akan merilis album terbaru bertajuk Rombak, sebuah proyek musik yang menandai pergeseran signifikan dalam perjalanan kariernya. Dikenal luas melalui lagu-lagu balada emosional seperti "Tak Ingin Usai," kini Keisya memilih untuk meninggalkan zona nyaman dengan mengeksplorasi genre pop rock.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Album ini menghadirkan delapan lagu dengan instrumen gitar yang dominan serta aransemen full-band. Fokus utama dalam album ini jatuh pada lagu berjudul "Aku Bukan Dia," sebuah trek yang menggambarkan kompleksitas perasaan seseorang yang hanya menjadi pelarian di tengah bayang-bayang masa lalu pasangannya.
Terinspirasi Era Emas Pop Rock Indonesia
Keisya mengungkapkan bahwa perubahan arah musiknya ini sangat dipengaruhi oleh referensi musik era 2000-an. Ia secara spesifik menyebutkan nama-nama besar baik dari luar negeri maupun grup band lokal yang melegenda di Indonesia.
"Referensiku adalah band 2000-an, kayak Avril Lavigne termasuk intern-nya, tapi kalau di Indonesia referensinya adalah Geisha, Vierra, Kotak, Pee Wee Gaskins," ujar Keisya saat menjelaskan inspirasi di balik album Rombak saat konferensi pers pada Rabu, 22 April 2025.
Untuk menjaga relevansi dengan pendengar generasinya (Gen Z), Keisya menitikberatkan pada penulisan lirik yang sangat dekat dengan realitas kehidupan anak muda saat ini. Ia percaya bahwa tema-tema seperti perasaan hanya menjadi tempat singgah atau pelarian adalah hal yang sangat relatable bagi banyak orang.
Menemukan Jati Diri Melalui Aksi Panggung
Selain referensi musik lama, keputusan Keisya untuk bertransisi ke jalur rock juga dipicu oleh pengalaman pribadinya di atas panggung. Salah satu momen krusial adalah ketika ia berkolaborasi dengan band Vierra di Malang. Pengalaman membawakan lagu dengan energi tinggi membuatnya menyadari bahwa jiwanya lebih cocok dengan gaya penampilan yang ekspresif.
Keisya menjelaskan bahwa ia merasa lebih bebas ketika membawakan musik yang lebih bertenaga. "Begitu aku bawain lagu Vierra, aku merasa kayak, 'Ih, kayaknya ini deh Keisya yang selama ini aku cari', karena aku bisa lompat-lompat di panggung, aku bisa having fun, aku bisa kayak gila banget di panggung," ungkapnya.
Selain itu, kesuksesan versi band dari lagu "Tak Pantas Terluka (Lagi)" yang sempat viral di media sosial turut memantapkan langkahnya. Versi resmi dalam album ini kini hadir dengan energi yang jauh lebih besar dan cathartic, seolah merepresentasikan kekuatan untuk melawan dan melepaskan luka, bukan sekadar merasakannya.
Dengan hadirnya album Rombak yang akan dirilis pada Jumat, 24 April 2026 mendatang, Keisya tidak hanya menunjukkan evolusi musikal, tetapi juga pertumbuhan personal yang lebih berani dan penuh kesadaran.
LAODE MUHAMAD ASHEGAF






































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4908650/original/070505300_1722696593-20240803BL_Perebutan_Peringkat_Ketiga_Piala_Presiden_2024_3.JPG)








