Petenis Italia Jannik Sinner(AFP/Adrian DENNIS)
PETENIS asal Italia, Jannik Sinner, mengukir sejarah baru dalam karier profesionalnya. Sinner kini resmi masuk dalam jajaran 10 besar pemain dengan catatan pekan terbanyak sebagai petenis nomor satu dunia dalam sejarah ATP Rankings.
Berdasarkan data terbaru dari laman resmi ATP pada Rabu (22/7/2026), Sinner kini memasuki pekan ke-81 sebagai penguasa takhta tenis putra dunia. Pencapaian ini membuatnya melampaui rekor mantan petenis nomor satu asal Australia, Lleyton Hewitt, yang mengoleksi 80 pekan di posisi puncak.
Keberhasilan ini tidak hanya menempatkan Sinner di posisi ke-10 daftar sepanjang masa, tetapi juga mempertegas statusnya sebagai satu-satunya petenis Italia yang pernah mencapai prestasi tersebut. Sebelumnya, ia juga telah melewati catatan rivalnya, Carlos Alcaraz (66 pekan), serta legenda tenis Stefan Edberg (72 pekan).
Perjalanan Kembali ke Puncak
Dominasi Sinner di peringkat teratas tidak diraih tanpa rintangan. Ia sempat kehilangan posisi nomor satu dunia setelah takluk dari Carlos Alcaraz pada final Amerika Serikat (AS) Terbuka 2025. Namun, memasuki musim 2026, Sinner menunjukkan kebangkitan luar biasa.
Ia kembali merebut takhta tertinggi setelah menumbangkan Alcaraz di final Monte-Carlo dalam rangkaian musim tanah liat Eropa. Sejak kemenangan tersebut, Sinner telah mencatatkan 15 pekan beruntun sebagai pemain nomor satu dunia.
Sebagai informasi, periode pertama Sinner di puncak ATP dimulai pada 10 Juni 2024, yang bertahan selama 65 pekan berturut-turut pasca-kemenangannya di Australian Open.
Daftar 10 Besar Petenis Nomor Satu Dunia Terlama (ATP)
| 1 | Novak Djokovic | 428 |
| 2 | Roger Federer | 310 |
| 3 | Pete Sampras | 286 |
| 4 | Ivan Lendl | 270 |
| 5 | Jimmy Connors | 268 |
| 6 | Rafael Nadal | 209 |
| 7 | John McEnroe | 170 |
| 8 | Bjorn Borg | 109 |
| 9 | Andre Agassi | 101 |
| 10 | Jannik Sinner | 81 |
Peluang Memperlebar Jarak
Sinner memiliki peluang besar untuk terus merangkak naik dalam daftar tersebut. Saat ini, ia unggul jauh dengan selisih 4.970 poin atas pesaing terdekatnya, Alexander Zverev. Keberhasilannya mempertahankan gelar Wimbledon baru-baru ini semakin memperkokoh posisinya di puncak dunia.
Target terdekat Sinner adalah mengejar catatan Andre Agassi (101 pekan) dan Bjorn Borg (109 pekan). Peluang penambahan poin terbuka lebar saat ia memasuki rangkaian turnamen lapangan keras di Amerika Utara. Pada musim sebelumnya, Sinner absen di Canada Masters 1000 dan hanya mencapai final di Cincinnati serta US Open, sehingga ia tidak memiliki banyak beban poin untuk dipertahankan.
Di sisi lain, rival utamanya Carlos Alcaraz harus berjuang keras mempertahankan poin dari dua gelar besar musim lalu di tengah kondisi pemulihan pasca-cedera pergelangan tangan yang membuatnya absen selama beberapa bulan. (Ant/Z-1)

















































