Iran Peringatkan Bulgaria terkait Rencana Penempatan Pesawat Militer AS

3 days ago 2
Iran Peringatkan Bulgaria terkait Rencana Penempatan Pesawat Militer AS Ilustrasi.(Magnific)

PEMERINTAH Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Bulgaria terkait rencana negara anggota NATO tersebut untuk menampung pesawat militer Amerika Serikat (AS). Teheran menegaskan bahwa Sofia tidak boleh membiarkan wilayahnya menjadi landasan peluncuran operasi yang menargetkan Iran.

Peringatan ini muncul menyusul proposal pemerintah Bulgaria untuk menempatkan sementara hingga delapan pesawat pengisi bahan bakar udara (aerial refuelling aircraft) milik AS di Pangkalan Udara Bezmer, yang terletak di bagian tenggara Bulgaria.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyatakan bahwa dukungan apa pun terhadap serangan AS akan membuat Bulgaria terlibat dalam hal yang disebut Teheran sebagai agresi dan kejahatan perang.

Klaim Defensif Sofia dan Washington

Menanggapi ancaman tersebut, Sofia dan Washington berupaya meredakan kekhawatiran dengan menegaskan bahwa penempatan pesawat tersebut bersifat defensif. Mereka menyatakan bahwa kehadiran militer AS di sana tidak terkait dengan operasi militer di Timur Tengah.

Komando Eropa AS (US European Command) menyatakan pihaknya terus memantau situasi dan tetap siap menanggapi potensi ancaman. "Amerika Serikat mempertahankan kapabilitas pertahanan regional di sepanjang sayap timur NATO, termasuk di Bulgaria, dan bekerja sama erat dengan pemerintah Bulgaria serta sekutu kami," demikian pernyataan resmi mereka.

Pesawat-pesawat pengisi bahan bakar tersebut sebelumnya berbasis di Bandara Sofia, tetapi diminta meninggalkan fasilitas sipil tersebut pada akhir Juni. Setelah Washington memperbarui permintaannya, pemerintah Bulgaria mengusulkan pemindahan mereka ke pangkalan militer di Bezmer.

Penolakan Bulgaria atas Keterlibatan Konflik

Kementerian Luar Negeri Bulgaria dengan tegas menolak klaim bahwa negaranya dapat digunakan untuk mendukung serangan terhadap Iran. "Sama sekali tidak ada kemungkinan operasi militer di Timur Tengah dilakukan dari wilayah Bulgaria," tegas kementerian tersebut.

Pemerintah Bulgaria menambahkan bahwa mereka tidak mengambil tindakan bermusuhan terhadap Teheran. Sebaliknya, Sofia mendesak Iran dan Amerika Serikat untuk menghentikan operasi militer dan kembali ke meja perundingan guna mengamankan gencatan senjata yang langgeng.

Konteks Ketegangan:

Ketegangan antara Washington dan Teheran kembali meningkat menyusul runtuhnya gencatan senjata sementara. Ini bukan pertama kali Iran memperingatkan Bulgaria. Pada April lalu, Teheran juga mengirimkan nota diplomatik serupa yang memperingatkan Sofia agar tidak mengizinkan bandara mereka digunakan untuk operasi yang menargetkan Iran.

Pesawat pengisi bahan bakar udara sendiri memiliki peran krusial dalam strategi militer, karena memungkinkan jet tempur dan pesawat militer lain tetap berada di udara lebih lama dengan menyuplai bahan bakar selama penerbangan. (Euronews/I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |