Houthi Serang Bandara Abha Arab Saudi, Masa Deeskalasi Yaman Terancam Berakhir

6 hours ago 1
Houthi Serang Bandara Abha Arab Saudi, Masa Deeskalasi Yaman Terancam Berakhir Ilustrasi--Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh, Arab Saudi(AFP)

KETEGANGAN di Semenanjung Arab kembali memanas setelah milisi Houthi di Yaman mengeklaim telah meluncurkan serangan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) ke wilayah Arab Saudi pada Senin (13/7). Aksi ini memicu kekhawatiran global akan berakhirnya masa deeskalasi yang telah terjaga sejak tahun 2022.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengonfirmasi bahwa sasaran utama operasi tersebut adalah Bandara Internasional Abha yang terletak di wilayah selatan Arab Saudi, berbatasan langsung dengan Yaman.

Saree menyebut serangan ini sebagai balasan atas tindakan Arab Saudi yang dianggap melakukan agresi terhadap infrastruktur penerbangan di Yaman.

"Menanggapi agresi kriminal Saudi ini, Angkatan Bersenjata Yaman melakukan operasi militer yang menargetkan Bandara Internasional Abha, menggunakan sejumlah rudal balistik dan kendaraan udara tak berawak," ujar Saree dalam pernyataan video yang dilansir pada Selasa (14/7).

Pemicu Eskalasi: Insiden Bandara Sanaa

Pihak Houthi mengeklaim serangan ke Abha merupakan respons langsung atas dugaan serangan Saudi terhadap landasan pacu Bandara Internasional Sanaa. Kelompok tersebut juga mengeluarkan peringatan keras kepada maskapai penerbangan internasional agar tidak melintasi wilayah udara Arab Saudi selama pengepungan terhadap Bandara Sanaa masih berlangsung.

Di sisi lain, pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, dengan dukungan koalisi Arab Saudi, membenarkan adanya operasi di landasan pacu Bandara Sanaa. Namun, mereka memberikan alasan berbeda terkait tujuan operasi tersebut.

Pihak Klaim/Alasan Operasi
Milisi Houthi Membalas agresi Saudi terhadap Bandara Sanaa dan menuntut penghentian pengepungan wilayah udara.
Pemerintah Yaman (Pro-Saudi) Mencegah pesawat Iran yang membawa delegasi Houthi dari pemakaman Ayatollah Ali Khamenei mendarat karena melanggar kedaulatan.

Ancaman Terhadap Stabilitas Kawasan

Insiden ini menandai titik balik yang mengkhawatirkan bagi stabilitas kawasan. Sejak gencatan senjata informal diberlakukan pada Maret 2022, intensitas serangan lintas batas antara Houthi dan Arab Saudi sempat menurun drastis. Namun, dengan adanya serangan ke Bandara Abha, Houthi secara eksplisit menyatakan bahwa periode de-eskalasi tersebut telah berakhir.

Houthi mengancam akan terus menargetkan bandara-bandara Saudi dan aset vital lainnya jika Riyadh kembali melancarkan serangan serupa atau melanggar wilayah udara Yaman. Hingga saat ini, pemerintah Arab Saudi belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim serangan rudal maupun tuduhan yang dilontarkan pihak Houthi.

Konteks Konflik Yaman

Perang saudara di Yaman telah berlangsung sejak 2015, ketika koalisi militer pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi untuk memulihkan pemerintahan sah yang digulingkan oleh Houthi. Saat ini, peta kekuatan di Yaman terbagi menjadi dua wilayah utama:

  • Utara (Termasuk Sanaa & Hodeidah): Dikuasai oleh milisi Houthi yang didukung oleh Iran.
  • Selatan (Berpusat di Aden): Dikuasai oleh pemerintah Yaman yang diakui internasional dengan dukungan Arab Saudi dan negara Teluk.

PBB terus memperingatkan bahwa konflik berkepanjangan ini telah menciptakan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, yang menyebabkan jutaan orang mengungsi dan kehancuran infrastruktur yang masif di seluruh negeri. (Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |