HIPMI Klarifikasi soal Isu Caketum Ditangkap BNN

4 hours ago 1

HIMPUNAN Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) membantah kabar yang menyebut salah satu calon ketua umum organisasi tersebut ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) saat dalam perjalanan menuju Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI di Lampung dari Bangkok, Thailand.

Sekretaris Jenderal HIPMI Anggawira menegaskan informasi yang beredar di media sosial itu tidak benar. “Itu hoaks, tidak ada (penangkapan),” kata Anggawira saat dikonfirmasi, Rabu, 10 Juni 2026.

Menurut Anggawira, seluruh calon ketua umum HIPMI telah tiba di lokasi Munas HIPMI di Lampung dan mengikuti agenda organisasi tersebut. “Munas sudah berjalan, caketum semua hadir,” ujar Anggawira melalui aplikasi pesan singkat.

Sebelumnya, media sosial ramai membicarakan kabar penangkapan 20 anggota HIPMI sepulang dari Bangkok, Thailand. Rombongan itu disebut terdiri atas salah satu calon ketua umum HIPMI dan sejumlah pengurus HIPMI daerah.

Berdasarkan informasi yang beredar, petugas BNN menahan 10 orang dari rombongan tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Adapun 10 orang lainnya dipulangkan.

BNN memang menangkap 10 orang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin, 8 Juni 2026. Petugas menangkap mereka setelah hasil tes urine awal menunjukkan mereka positif mengonsumsi narkotika dan/atau zat adiktif.

Sepuluh orang yang dinyatakan positif tersebut berinisial M.M., FR, GAS, MA, ASM, DP, HP, MI, AN, dan RA. Saat memeriksa barang bawaan mereka, petugas juga menemukan serbuk seberat 22 gram yang diduga ketamin di dalam koper milik HP.

Meski demikian, Kepala Biro Humas dan Protokol BNN Brigadir Jenderal Putu Putera Sadana membantah kabar yang mengaitkan penangkapan tersebut dengan rombongan calon ketua umum HIPMI. “Tidak ada kaitannya dengan hal tersebut,” ujar Putera dalam keterangannya kepada wartawan.

Pilihan Editor: Kisah Ganja di Negeri Gajah Putih

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |