Gempa, KAI Sempat Hentikan Perjalanan KA Siliwangi

2 days ago 6

PT KERETA Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi 2 Bandung menghentikan sementara perjalanan kereta api Siliwangi di Stasiun Ciranjang-Cianjur, Jawa Barat, untuk memastikan tidak ada dampak gempa dengan magnitudo 3,5 terpusat di Cianjur terhadap jalur kereta api.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, sesuai dengan prosedur standar operasi (SOP), setiap terjadi gempa bumi, semua kereta yang sedang berjalan dihentikan sementara untuk dilakukan pemeriksaan sarana dan prasarana perkeretaapian. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Gempa dengan magnitudo 3,5 dirasakan cukup kencang di sejumlah wilayah Cianjur pada Sabtu malam sehingga KA Siliwangi rute Cipatat-Sukabumi diberhentikan sementara di petak jalan Ciranjang-Cianjur pada pukul 20.11 WIB.

“Sesuai dengan SOP, ketika terjadi gempa, semua kereta api yang sedang berjalan dihentikan lebih dulu untuk dilakukan pemeriksaan guna memastikan keamanan perjalanan,” kata Kuswardojo saat dihubungi Antara, Sabtu, 7 Juni 2026.

Penghentian sementara dilakukan sebagai bagian dari prosedur keselamatan untuk memastikan kondisi jalur rel tetap aman saat dilalui kereta. Setelah dipastikan aman dan tidak ada dampak terhadap jalur rel, perjalanan kereta kembali dilanjutkan.

Sesampainya di Stasiun Cianjur, perjalanan ke Sukabumi tidak langsung dilakukan karena petugas masih melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi lintas jalur kereta api untuk memastikan jalur Cianjur-Sukabumi aman dilalui.

Setelah semua jalur dipastikan aman untuk operasi, KA Siliwangi 345 kembali diberangkatkan dari Stasiun Cianjur pada pukul 20.52 WIB menuju Stasiun Sukabumi.

“KA Siliwangi 345 berangkat kembali dari Stasiun Cianjur pukul 20.52 WIB setelah semua lintas dipastikan aman untuk perjalanan kereta api. Selama pemeriksaan dilakukan, penumpang tetap berada di dalam rangkaian kereta,” katanya.

Selama proses pemeriksaan, tutur dia, petugas memberikan informasi kepada para penumpang perihal perkembangan situasi serta hasil pemeriksaan jalur sebelum perjalanan kereta kembali normal.

“Kami terus memberi informasi ihwal penyebab penghentian sementara, termasuk perkembangan pemeriksaan jalur. Selama proses berjalan, semua penumpang tetap berada di tempat duduknya masing-masing,” kata Kuswardojo.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |