Keributan antara pemain Spanyol dan Argentina seusai laga final Piala Dunia 2026(AFP)
GELANDANG Spanyol Gavi angkat bicara soal keributan yang mewarnai akhir final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina. Meski menjadi salah satu pemain yang terlibat dalam insiden tersebut, bintang Barcelona itu berharap tidak ada pemain Argentina yang dijatuhi hukuman tambahan.
Spanyol memastikan gelar juara dunia kedua setelah menundukkan Argentina 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi dan semakin memanas setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah pada penghujung laga.
Situasi memuncak seusai peluit panjang dibunyikan. Gavi sempat terlibat adu dorong dengan Leandro Paredes sedangkan asisten pelatih Argentina Roberto Ayala terlihat melakukan kontak fisik terhadap Dani Olmo.
Meski demikian, Gavi menilai insiden tersebut masih merupakan bagian dari dinamika pertandingan dan tidak perlu berujung pada hukuman yang lebih berat.
Pemain berusia 22 tahun itu menilai tindakan disiplin di lapangan sudah cukup apabila memang ada pelanggaran yang dilakukan.
"Tidak. Sejujurnya saya tidak berpikir mereka harus diskors. Saya paham itu bukan contoh yang baik bagi anak-anak, tetapi saya juga merasa sepak bola memiliki sisi yang keras dan penuh tensi," ujar Gavi kepada El Partidazo de Cope.
"Menurut saya, yang paling tepat adalah memberi kartu merah saat pertandingan jika memang diperlukan, lalu selesai. Pada akhirnya ini adalah bagian dari sepak bola dan memang selalu seperti itu," lanjutnya.
Sebelumnya, FIFA mengonfirmasi membuka penyelidikan atas kericuhan yang terjadi setelah pertandingan usai. Komite Disiplin FIFA akan menelaah laporan pertandingan dan bukti-bukti yang ada untuk menentukan apakah terdapat pelanggaran terhadap Kode Disiplin FIFA.
Sejumlah laporan menyebut beberapa pemain Argentina berpotensi menghadapi sanksi apabila terbukti melakukan pelanggaran dalam insiden tersebut.
Kericuhan tersebut menjadi penutup yang kurang indah bagi final yang berlangsung sengit di Stadion MetLife, New Jersey. Spanyol keluar sebagai juara dunia setelah gol Ferran Torres pada babak tambahan memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina.
(P-4)

















































