Evaluasi 3 Bulan Rute Bandara, Pramono Masih Kaji Usulan DTKJ Soal Tarif Trans-Jabodetabek

2 weeks ago 21
Evaluasi 3 Bulan Rute Bandara, Pramono Masih Kaji Usulan DTKJ Soal Tarif Trans-Jabodetabek Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung(MI/M Farhan Zhuhri)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta segera mengkaji usulan tarif yang disampaikan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), termasuk skema tarif layanan Trans-Jabodetabek. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan mengatakan usulan tersebut telah diterima dan saat ini sedang dibahas sebelum diputuskan.

“Usulan dari Dewan Transportasi tentunya segera akan dikaji oleh Pemerintah DKI Jakarta. Saya sudah mendapatkan usulan tersebut. Nanti kami bahas dan segera memang harus diambil keputusan,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Selasa (7/7).

Menurut dia, pembahasan juga difokuskan pada tarif layanan Trans-Jabodetabek rute menuju Bandara. Pramono mengakui keputusan tersebut sempat dijanjikan akan diumumkan dalam waktu tiga bulan, namun hingga kini masih dalam tahap pembahasan.

“Terutama untuk Trans-Jabodetabek yang ke bandara yang pada waktu itu saya janjikan dalam waktu tiga bulan akan kita umumkan. Ini sudah lebih dari tiga bulan, sehingga sekarang ini memang kita juga sedang membahas dengan DPRD Provinsi DKI Jakarta mengenai hal tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Sugiharjo mengusulkan penyederhanaan tarif angkutan umum terintegrasi menjadi dua kelompok, yakni Rp5.000 untuk layanan Trans-Jakarta dalam kota dan Rp10.000 untuk layanan Trans-Jabodetabek.

Menurutnya, penyederhanaan tarif diperlukan agar sistem transportasi publik lebih mudah dipahami masyarakat sekaligus mendukung integrasi antarmoda. “Yang sekarang kami usulkan tarif di dalam wilayah Jakarta Rp5.000. Sementara Trans-Jabodetabek menjadi Rp10.000,” kata Sugiharjo usai dilantik sebagai Ketua DTKJ di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/7). (Far/P-3))

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |