DKI Tuding Depo kontainer Biang Kerok Kemacetan Cakung-Cilincing

3 days ago 2
DKI Tuding Depo kontainer Biang Kerok Kemacetan Cakung-Cilincing Kondisi kemacetan panjang di ruas Jalan Raya Bekasi hingga Jalan Raya Cakung-Cilincing, Selasa (21/7/2026) pagi.(Antara)

KEMACETAN kronis yang melibatkan truk kontainer di jalur Cakung-Cilincing (Cacing) kembali menjadi sorotan otoritas transportasi DKI Jakarta. Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara, Rudy Saptari Sulesuryana, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama penumpukan kendaraan berat tersebut adalah kurang optimalnya operasional depo kontainer yang berada di kawasan tersebut.

Berdasarkan koordinasi lintas sektoral, permasalahan ini diketahui bersumber dari aktivitas di wilayah Cakung, Jakarta Timur, yang kemudian memberikan dampak domino berupa kemacetan panjang hingga ke wilayah Jakarta Utara. Kondisi ini memicu langkah-langkah mitigasi strategis guna memastikan kelancaran arus logistik dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kami melihat itu terjadi di wilayah Cakung, Jakarta Timur, dan berimbas ke wilayah Jakarta Utara,” ujar Rudy usai menghadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Bongkar Muat di Depo Kontainer yang berlangsung di Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (22/7).

Identifikasi Masalah: Operasional Depo di Luar Kawasan Pelabuhan

Rudy Saptari menjelaskan bahwa kemacetan sering kali dipicu oleh antrean truk yang hendak masuk ke depo. Saat ini, terdapat lebih dari 31 unit depo truk logistik yang tersebar di wilayah Jakarta Utara. Depo-depo ini memiliki peran krusial dalam rantai pasok karena melayani kegiatan ekspor dan impor.

Secara teknis, alur pergerakan truk kontainer meliputi:

  • Pengangkutan kontainer dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju depo di luar kawasan pelabuhan.
  • Antrean penjemputan kontainer di depo untuk kemudian diantar kembali ke dalam pelabuhan.

Proses bongkar muat dan pengambilan kontainer di depo yang tidak efisien menyebabkan truk-truk trailer terpaksa menunggu di badan jalan umum, yang pada akhirnya menutup ruang gerak kendaraan lain di jalur Cacing.

Strategi Mitigasi: Buffer Zone dan Standardisasi SOP

Menyikapi kondisi tersebut, Sudinhub Jakarta Utara bersama Satlantas Polres Metro Jakarta Utara, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dan para pengusaha truk telah merumuskan beberapa langkah konkret:

1. Penyediaan Buffer Zone (Kawasan Penyangga)

Pemerintah akan menyiapkan Buffer Zone atau kawasan penyangga yang berfungsi sebagai area parkir sementara atau zona tunggu bagi truk logistik. Dengan adanya fasilitas ini, truk tidak diperbolehkan lagi mengantre di jalan raya sebelum mendapatkan slot atau izin masuk ke kawasan pelabuhan atau depo. Tujuan utamanya adalah memindahkan antrean dari ruang publik ke area terkontrol.

2. Penerapan SOP Seragam

Sudinhub Jakarta Utara menekankan pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang seragam bagi seluruh pengelola depo di luar kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. SOP ini mencakup pengaturan waktu bongkar muat dan manajemen antrean agar tidak meluber ke jalan umum. Petugas dari Sudin Perhubungan dan Polisi Lalu Lintas akan disiagakan untuk mengawasi kepatuhan terhadap aturan ini.

3. Koordinasi Lintas Wilayah

Mengingat sumber kemacetan sering kali berada di wilayah administratif Jakarta Timur (Cakung) namun berdampak pada Jakarta Utara, koordinasi antarwilayah diperkuat. Mitigasi dilakukan agar permasalahan operasional di satu titik depo tidak melumpuhkan urat nadi logistik nasional di wilayah utara.

Catatan Operasional: Jalur Cakung-Cilincing merupakan jalur vital bagi distribusi barang internasional. Ketidakteraturan pada satu depo dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman yang berdampak pada biaya logistik nasional.

Tantangan Logistik di Jakarta Utara

Dengan jumlah depo yang mencapai lebih dari 31 unit, tantangan utama terletak pada pengawasan harian. Truk trailer yang melayani ekspor-impor memiliki volume yang sangat besar, sehingga sinkronisasi antara jadwal kedatangan kapal di pelabuhan dengan kesiapan depo menjadi kunci utama dalam mengurai kemacetan di masa mendatang.

Pihak otoritas berharap melalui Rapat Koordinasi Pengelolaan Bongkar Muat ini, para pengusaha depo dapat meningkatkan efisiensi internal mereka sehingga tidak ada lagi truk yang menjadikan jalan umum sebagai "lahan parkir" darurat. (Ant/I-1)

FAQ: Kemacetan Jalur Cacing dan Depo Kontainer

Apa penyebab utama kemacetan di Cakung-Cilincing?

Penyebab utamanya adalah antrean truk kontainer menuju depo yang kurang optimal operasionalnya, sehingga truk meluber ke jalan raya.

Apa itu Buffer Zone untuk truk?

Buffer Zone adalah area parkir khusus atau zona tunggu bagi truk logistik agar tidak mengantre di bahu jalan umum saat menunggu jadwal masuk depo atau pelabuhan.

Berapa banyak depo yang ada di Jakarta Utara?

Terdapat lebih dari 31 unit depo truk logistik yang tersebar di wilayah Jakarta Utara.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |