Dirjen Bea Cukai Respons Kasus Dugaan Suap Impor

3 days ago 8

DIREKTUR Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Djaka Budi Utama buka suara setelah namanya terseret kasus dugaan suap impor. Nama Djaka muncul dalam sidang perkara suap impor Blueray Cargo yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Terkait dengan permasalahan importasi di Bea Cukai kita sama-sama ikuti perkembangan persidangan saja,” ucapnya singkat dalam jumpa pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.

Dirjen Bea Cukai hadir dalam konferensi pers Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Jumat setelah sempat beberapa kali absen. Meski demikian, purnawirawan TNI itu enggan berkomentar banyak soal kasus suap yang menyeretnya ini. 

Kasus ini terungkap setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada 4 Februari 2026. Saat itu, lembaga antirasuah menangkap Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat Rizal.

Selanjutnya, KPK juga menetapkan pemilik Blueray Cargo John Field (JF), Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri (AND), serta Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK) sebagai tersangka.

Dalam dakwaan persidangan ketiga tersangka pada 6 Mei lalu, nama Djaka Budi Utama disebut bertemu dengan para pengusaha kargo. Pada 20 Mei 2026, Jaksa Penuntut Umum KPK mengatakan Djaka Budi Utama menerima uang suap sebesar 213,6 dolar Singapura.

Terkini, KPK mengungkap ada sekitar 20 forwarder atau penyedia jasa pengiriman barang impor terkait dengan kasus dugaan gratifikasi di lingkungan Bea dan Cukai. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan sudah meminta keterangan terhadap sejumlah petinggi forwarder tersebut, terutama yang tidak berhubungan dengan PT Blueray Cargo.

“Beberapa petinggi dari forwarder lain itu sudah kami minta keterangan. Mungkin juga rekan-rekan sudah doorstep ataupun sudah ketemu di sini pada saat yang bersangkutan itu dijadikan atau dipanggil sebagai saksi,” kata dia seperti dikutip dari Antara.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |